Traktor yang Akan Dibagikan ke Petani Kembali Ditarik, Ini Penjelasan Kementan

Kompas.com - 17/03/2015, 13:46 WIB
Traktor-traktor yang akan diserahkan Presiden Joko Widodo kepada kelompok petani Jawa Timur pada Sabtu (31/1/2015). KOMPAS.com/ Estu SuryowatiTraktor-traktor yang akan diserahkan Presiden Joko Widodo kepada kelompok petani Jawa Timur pada Sabtu (31/1/2015).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menanggapi beredarnya kabar mengenai traktor yang hanya dipajang dan tak dibagikan ke petani saat Presiden Jokowi hadir pada acara panen raya di Ponorogo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Para petani terkaget-kaget saat acara selesai, traktor-traktor itu diangkut kembali dan tak dibagikan ke petani. Padahal, dalam acara tersebut, petani dijanjikan ada pembagian traktor untuk petani.

Menurut Amran, alat mesin pertanian berupa traktor untuk petani di Ponorogo, Jawa Timur, akan dibagikan bulan depan. Namun, traktor-traktor yang sudah siap bisa dibagikan segera.

"Traktor untuk Ponorogo (semuanya) baru mau dibagikan bulan depan ini. Tapi, yang sudah ada segera dikirimkan," kata Amran kepada wartawan saat ramah tamah dengan Gubernur Kalimantan Selatan, Senin (16/3/2015) malam.

Amran menjelaskan, daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) Kementerian Pertanian dari pusat baru cair dua pekan lalu. Butuh waktu dan proses untuk membelanjakan anggaran sampai dengan traktor-traktor bisa diserahkan kepada petani Ponorogo.

Amran mengatakan, traktor yang sudah dijanjikan pasti akan dibagikan ke petani Ponorogo. Dia menargetkan, distribusi traktor untuk Ponorogo rampung dalam dua bulan.

Sementara itu, ribuan traktor di Ngawi, Jawa Timur, sudah sepenuhnya diserahkan. Adapun ratusan traktor lain yang ditarik adalah traktor untuk wilayah lain di Jawa Timur. "Kemarin ada yang tanya, 'Pak, yang di Ngawi itu kok diambil kembali?' Kita perlu luruskan, ini yang dibagikan di Ngawi untuk seluruh Provinsi Jawa Timur," ujar Amran.

Presiden RI Joko Widodo didampingi Amran, akhir Januari 2015, memberikan 852 traktor tangan dan 377 pompa air untuk petani di Jawa Timur. Selain itu, pemerintah pusat juga memberikan bantuan sebanyak 98.000 benih jagung dan 70.000 benih kedelai untuk petani di Jawa Timur. Serah terima dilakukan di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Sabtu (31/1/2015).

Dengan bantuan tersebut, pemerintah berharap dapat meningkatkan produktivitas dalam menghasilkan padi. "Saya minta produksinya dinaikkan. Jangan diberi traktor malah turun. Yang rajin...," kata Jokowi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X