Kompas.com - 22/04/2015, 06:07 WIB
EditorErlangga Djumena

Dalam kondisi sisa dana yang terbatas, untuk menyiapkan dana darurat dan investasi reksa dana dapat dijalankan secara bersamaan. Misalkan dengan melanjutkan contoh di atas, dana sisa hanya ada Rp 1 juta, maka investor bisa menyisihkan Rp 500.000 untuk investasi dan Rp 500.000 untuk dana darurat.

Supaya dana darurat bisa cepat terkumpul, berikut ini adalah beberapa tips untuk menyiapkannya
1. Kurangi gaya hidup yang konsumtif dan berlebihan
Dengan mengurangi frekuensi ke mal, restoran dan kedai kopi atau membatasi hanya untuk kepentingan kantor saja, kita sudah dapat menghemat ratusan ribu hingga jutaan setiap bulannya.
2. Sisihkan dari THR dan bonus
Ketika mendapatkan THR dan bonus, langkah pertama adalah sisihkan sebagian untuk dana darurat. Jangan semuanya dihabiskan untuk konsumsi.
3. Sisihkan dari kenaikan gaji
Setiap kali menerima kenaikan gaji, maka selisih kenaikan tersebut segera disisihkan. Kita bisa mempertahankan gaya hidup seolah-olah tidak ada kenaikan gaji.
4.  Bersikap tenang dalam menghadapi situasi darurat
Semua hal yang diputuskan secara terburu-buru dan mendadak tidak hanya hasilnya tidak maksimal dan terkadang bisa juga sangat mahal. Dengan bersikap tenang ketika situasi buruk terjadi, kita bisa mengambil keputusan dengan baik dan tetap mencari solusi yang sesuai dengan kondisi keuangan kita

Kesimpulan
Menyiapkan dana darurat penting. Berinvestasi sejak dini untuk masa depan yang lebih baik juga tidak kalah pentingnya. Ketika menghadapi situasi ini, maka langkah yang paling baik adalah menyiapkan dua-duanya sekaligus. Mungkin saja hasilnya tidak maksimal, tapi paling tidak sambil mengumpulkan nilai investasi dapat berkembang, anda juga merasa lebih tenang karena memiliki dana darurat.

Demikian semoga artikel ini bermanfaat.



*Rudiyanto adalah penulis Buku “Sukses Finansial dengan Reksa Dana” dan “Fit Focus Finish” yang diterbitkan oleh Elex Media. Head of Operation and Business Development Panin Asset Management. Salah satu Manajer Investasi terbesar di Indonesia, penerima penghargaan reksa dana Tertinggi, Terbaik dan Terfavorit pada tahun 2015 oleh Majalah Investor – Infovesta. Rudiyanto juga merupakan anggota Kelompok Kerja (POKJA) Otoritas Jasa Keuangan untuk peningkatan Literasi Keuangan di Indonesia.  Blog rudiyanto.blog.kontan.co.id

FB Rudiyanto.Blog

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rupiah Sempat Tembus 15.000, Pengusaha: Mengkhawatirkan Kami, Kalau Berlanjut Bisa Alami Krisis Arus Kas

Rupiah Sempat Tembus 15.000, Pengusaha: Mengkhawatirkan Kami, Kalau Berlanjut Bisa Alami Krisis Arus Kas

Whats New
Penyebab Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi 136,4 Miliar Dollar AS pada Juni 2022

Penyebab Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi 136,4 Miliar Dollar AS pada Juni 2022

Whats New
Ungkap Kendala Proyek LRT Jabodebek, Dirut PT KAI: Desainnya Sudah Enggak Benar dari Awal...

Ungkap Kendala Proyek LRT Jabodebek, Dirut PT KAI: Desainnya Sudah Enggak Benar dari Awal...

Whats New
LPS: Peran Investor Ritel Penting untuk Meredam Tekanan Ekonomi Global

LPS: Peran Investor Ritel Penting untuk Meredam Tekanan Ekonomi Global

Whats New
Survei Populix: Masyarakat Indonesia Cenderung Gunakan Mobile Banking ketimbang E-wallet dan Digital Banking

Survei Populix: Masyarakat Indonesia Cenderung Gunakan Mobile Banking ketimbang E-wallet dan Digital Banking

Whats New
Bank Sentral Malaysia Kerek Suku Bunga Acuan 25 Basis Poin

Bank Sentral Malaysia Kerek Suku Bunga Acuan 25 Basis Poin

Whats New
Simak Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Simak Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Whats New
Hadir di Pekalongan, Shopee Center Jadi Harapan UMKM Lokal Tingkatkan Pemasaran

Hadir di Pekalongan, Shopee Center Jadi Harapan UMKM Lokal Tingkatkan Pemasaran

Whats New
Bitcoin hingga Doge Menguat, Simak Harga Kripto Hari Ini

Bitcoin hingga Doge Menguat, Simak Harga Kripto Hari Ini

Spend Smart
8 Cara Beli Tiket Bioskop Online dengan Mudah Tanpa Antre

8 Cara Beli Tiket Bioskop Online dengan Mudah Tanpa Antre

Spend Smart
IHSG Menguat di Awal Perdagangan, Rupiah Kembali ke Level Rp 14.900

IHSG Menguat di Awal Perdagangan, Rupiah Kembali ke Level Rp 14.900

Whats New
7 Cara Membuat CV Lamaran Kerja secara Online, Mudah dan Gratis

7 Cara Membuat CV Lamaran Kerja secara Online, Mudah dan Gratis

Work Smart
KAI Commuter Masih Cari Pelaku Pelemparan Batu ke KRL

KAI Commuter Masih Cari Pelaku Pelemparan Batu ke KRL

Whats New
Harga Emas Antam Turun Rp 8.000 Per Gram Hari Ini

Harga Emas Antam Turun Rp 8.000 Per Gram Hari Ini

Spend Smart
Limit Saldo dan Transaksi DANA Premium Naik, Ini Jumlahnya

Limit Saldo dan Transaksi DANA Premium Naik, Ini Jumlahnya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.