Investor Brasil Minat Bangun Peternakan Sapi di Pulau Buru

Kompas.com - 27/04/2015, 20:03 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Pulau Buru, Maluku, Minggu (26/4/2015).  Dok KementanMenteri Pertanian Amran Sulaiman di Pulau Buru, Maluku, Minggu (26/4/2015).
Penulis Latief
|
EditorLatief
PULAU BURU, KOMPAS.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menuturkan, potensi usaha peternakan sapi di Pulau Buru, Maluku, kini tengah dilirik investor Brasil. Komitmen investasi asal Brasil itu rencananya akan dituangkan dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Senin (27/4/2015).

"Pulau Buru bagus untuk peternakan. Ini ada investornya dari Brasil, mudah-mudahan bisa langsung MoU hari Senin, ini berita menarik," kata Mentan Amran. 

Mentan menambahkan, nilai investasi yang dibutuhkan untuk membangun peternakan sapi di Pulau Buru kurang lebih Rp100 miliar untuk peternakan seluas 5 ribu hektar. Di Pulau Buru terdapat lahan berstatus Areal Penggunaan Lain (APL) seluas 100 ribu hektar yang dapat digunakan untuk beternak 200 ribu ekor sapi. Mentan menjamin pembangunan peternakan tidak akan menggusur sawah-sawah penduduk karena dibangun di lahan APL.

Pihaknya menawarkan lahan 20-30 ribu Ha di Pulau Buru bagian utara dan 70 ribu hektar di Pulau Buru bagian selatan kepada investor asal Brasil. Dana yang digelontorkan oleh investor dari Negeri Samba ini diperkirakan bisa mencapai kisaran Rp1 triliun.

"Jadi, Rp200-300 miliar untuk Pulau Buru utara. Jika ada lahan kurang lebih 100.000 hektar berarti kurang lebih Rp1 triliun," papar Mentan.

Di samping investor asal Brasil yang sudah datang langsung melihat calon lokasi di Pulau Buru, ada satu calon investor asal Brasil lain dan tiga calon investor dari dalam negeri yang juga berminat membangun peternakan di Pulau Buru. Namun, baru satu calon investor asal Brasil yang menunjukkan keseriusan.

"Ini ada lima calon, Brasil ada dua, tadi investor ada lokal juga. Tapi ini (Brasil) yang kita harapkan," tandasnya.

Mentan berharap investasi ini bisa benar-benar terealisasi agar menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat di Pulau Buru dan sekitarnya. Selain itu, investasi ini dapat meningkatkan populasi sapi di Indonesia sehingga menekan impor sapi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X