Perekonomian Lesu, Harga Daging Ayam di Bengkulu Turun Drastis

Kompas.com - 13/09/2015, 14:22 WIB
Ilustrasi: Pedagang daging ayam melayani pembeli di Pasar Senen, Jakarta, beberapa waktu lalu. KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZESIlustrasi: Pedagang daging ayam melayani pembeli di Pasar Senen, Jakarta, beberapa waktu lalu.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
BENGKULU, KOMPAS.com - Harga beberapa komoditas pangan turun di beberapa pasar dalam Kota Bengkulu menyusul sepinya pembeli dalam beberapa pekan terakhir. Penurunan harga tersebut berkisar 10 hingga 20 persen.

Suhartini pedagang daging ayam Pasar Panorama, Kota Bengkulu mengatakan seminggu lalu harga ayam potong per kilogram (kg) berkisar Rp 45.000 turun menjadi Rp 25.000 per kg.

"Penurunan harga ayam potong karena menurunnya pembeli. Sementara stok daging ayam potong stabil seperti biasa," kata Suhartini, Minggu (13/9/2015).

Ia katakan penurunan harga terjadi mulai dari tingkat peternak ayam potong. Komoditi berikut yang mengalami penurunan harga cabai merah sebelumnya mencapai Rp 30.000 per kg menjadi Rp 25.000 per kg.

Bawang turun menjadi Rp 20 ribu per kg dari harga sebelumya Rp 50 ribu per kg. Meski beberapa komoditas menunjukkan penurunan harga namun untuk ikan mengalami kenaikan sekitar 5 hingga 10 persen.

Beberapa pembeli menyatakan naiknya harga ikan tersebut diperkirakan warga tingginya permintaan seiring dengan masih mahalnya harga daging ayam saat harga ayam masih mencapai harga Rp 45.000 per kg.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X