Kompas.com - 26/01/2016, 12:47 WIB
Pedagang daging sapi di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur. Kamis (13/8/2015). Kompas.com/Robertus BelarminusPedagang daging sapi di Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur. Kamis (13/8/2015).
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com – Pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) atas impor sapi, yang kemudian ditunda atas arahan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, ditengarai menyebabkan mahalnya daging sapi baru-baru ini.

Ketua Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia (APIDI) Thomas Sembiring mengatakan, begitu dikenakan PPN impor, maka harga sapi impor menyesuaikan. Tak hanya itu saja, Thomas mengatakan lumrah juga apabila lantas harga sapi lokal ikut menyesuaikan.

“Memang kemudian ditunda. Tetapi orang kan sudah terlanjur beli dan kena PPN 10 persen. Kemudian dibatalkan. Tentu saja harganya kan tidak langsung turun, tapi perlu waktu penyesuaian,” kata Thomas kepada Kompas.com, Selasa (26/1/2016).

Pengenaan PPN atas sapi impor sedianya berlaku mulai 8 Januari 2016. Tentu saja, daging sapi yang ada di pasar pada bulan Januari, merupakan hasil dari sapi impor yang didatangkan kuartal IV-2015, atau sebelum ketentuan PPN tersebut berlaku.

Hanya saja, kata Thomas, ada kekawatiran kebijakan PPN tersebut berlaku surut. Hal ini yang ditengarai membuat para importir sapi mengerek harga, walaupun sapinya didatangkan sebelum bulan Januari.

“Yang bikin masalah ini kan sapi lokal, sudah keburu menyesuaikan. Untuk menurunkan kembali susah. Makanya, lain kali kalau pemerintah mau bikin kebijakan itu harus hati-hati. Kalau sudah batal harga langsung menyesuaikan, mana ada?” ucap Thomas.

Berdasarkan data Bapokstra Kementerian Perdagangan, harga daging sapi di wilayah DKI Jakarta mencapai rata-rata Rp 124.540 per kilogram (kg). Adapun secara nasional, rata-rata harga daging sapi awal pekan ini di level Rp 112.870 per kg.

Pantauan Kompas.com di sejumlah pasar di Warakas, Jakarta Utara, harga daging sapi tembus kisaran Rp 130.000 per kg.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KKP Proyeksi Investasi Sektor Bahari Capai Rp 6,02 Triliun Sepanjang 2021

KKP Proyeksi Investasi Sektor Bahari Capai Rp 6,02 Triliun Sepanjang 2021

Whats New
Wanti-wanti Skema Ponzi hingga Investasi Bodong, Jokowi Minta Pengawasan OJK Tidak Kendor

Wanti-wanti Skema Ponzi hingga Investasi Bodong, Jokowi Minta Pengawasan OJK Tidak Kendor

Whats New
Sri Mulyani Sebut Dana Pemda Mengendap di Bank Capai Rp 113,38 Triliun, Jatim Paling Besar

Sri Mulyani Sebut Dana Pemda Mengendap di Bank Capai Rp 113,38 Triliun, Jatim Paling Besar

Whats New
Ini Alasan Dibalik Motor Listrik Gojek Disewakan kepada Mitra Driver

Ini Alasan Dibalik Motor Listrik Gojek Disewakan kepada Mitra Driver

Whats New
Ini Bocoran Kriteria Calon Kepala Badan Otorita IKN

Ini Bocoran Kriteria Calon Kepala Badan Otorita IKN

Whats New
Terus Menguat, Harga Minyak Diproyeksi Tembus 100 Dollar AS Per Barrel Tahun Ini

Terus Menguat, Harga Minyak Diproyeksi Tembus 100 Dollar AS Per Barrel Tahun Ini

Whats New
Mau Beli Valas? Cek Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Mau Beli Valas? Cek Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Whats New
Melonjak Rp 12.000 per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Melonjak Rp 12.000 per Gram, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Earn Smart
Mulai Bangkit, IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Hijau Pagi Ini

Mulai Bangkit, IHSG dan Rupiah Melaju di Zona Hijau Pagi Ini

Whats New
Anak Usaha Kimia Farma Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi yang Dicari

Anak Usaha Kimia Farma Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi yang Dicari

Work Smart
Simak, Ini Cara Dapat Minyak Goreng Gratis di Indomaret

Simak, Ini Cara Dapat Minyak Goreng Gratis di Indomaret

Spend Smart
Anggota Komisi XI DPR Nilai Target Pajak pada 2022 Tak Perlu Direvisi

Anggota Komisi XI DPR Nilai Target Pajak pada 2022 Tak Perlu Direvisi

Whats New
 BEI: IPO Unicorn dan Centaur Diharapkan Berkontribusi pada Peningkatan Kapitalisasi Pasar

BEI: IPO Unicorn dan Centaur Diharapkan Berkontribusi pada Peningkatan Kapitalisasi Pasar

Whats New
Cara Daftar dan Input Data di SIPP BPJS Ketenagakerjaan secara Online

Cara Daftar dan Input Data di SIPP BPJS Ketenagakerjaan secara Online

Work Smart
Di Perhelatan G20, Kadin Pimpin Pertemuan Bisnis 20 Negara

Di Perhelatan G20, Kadin Pimpin Pertemuan Bisnis 20 Negara

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.