Kompas.com - 22/02/2016, 15:52 WIB
ILUSTRASI shutterstockILUSTRASI
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop) terus mengupayakan perluasan pelaksana Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga ke tingkat koperasi. Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga mengemukakan hal tersebut di sela-sela roadshow antara Solo-Ngawi-Pasuruan hingga Pamekasan.

Sebagaimana rilis yang diterima Kompas.com kemarin, pada 2016, pemerintah sudah mematok target penyaluran KUR hingga Rp 100 triliun. Kemudian, sejumlah kemudahan juga ditawarkan untuk KUMKM (Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah) juga semakin banyak di antaranya tingkat suku bunga yang sudah ditekan hingga 9 persen per tahun untuk kredit mikro dengan batasan kredit hingga Rp 25 juta rupiah tanpa disyaratkan agunan. "Tahun depan pemerintah akan mengupayakan KUR turun kembali suku bunganya menjadi 7 persen sesuai dengan arahan Presiden Jokowi," kata Puspayoga. (Baca: Menkop Puspayoga Pastikan Bunga KUR Turun Jadi Tujuh Persen).

Selain ingin mengetahui secara langsung penyerapan KUR, Menteri Puspayoga juga ingin menyosialisasi program pemberian Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) secara gratis kepada pelaku UKM sekaligus menyerahkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada para pelaku usaha UMKM. (Baca: Begini Cara KSP Syariah di Pasuruan Bisa Punya Aset Rp 1,8 Triliun)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X