Kompas.com - 08/03/2016, 08:15 WIB
ILUSTRASI: Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)    KOMPAS/PRIYOMBODOILUSTRASI: Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)
EditorBambang Priyo Jatmiko

NEW YORK, KOMPAS.com - Raksasa keuangan AS, JPMorgan Chase, menyatakan tak mau lagi membiayai proyek pertambangan batu bara karena berkontribusi terhadap pemanasan global.

Keputusan tersebut tertuang dalam kebijakan bisnisnya. Dalam kerangka kebijakan itu, JP Morgan juga menyatakan bakal memangkas dukungan kredit terhadap perusahaan pertambangan batu bara, baik yang jangka menengah maupun panjang.

Selain itu, JP Morgan juga hanya akan membantu pengembangan bisnis batu bara di perusahaan-perusahaan yang berada di sejumlah negara yang pendapatan per kapitanya masih cukup rendah.

"Kami percaya bahwa sektor keuangan memiliki peran yang cukup penting bagi rencana pemerintah mengimplementasikan kebijakan memerangi perubahan iklim," tulis JP Morgan sebagaimana dikutip dari AFP, Selasa (8/3/2016).

"Karena itu, kami tetap kontinyu untuk mendukung klien yang bisnisnya sejalan dengan kebijakan internal kami," lanjut JP Morgan.

Selain sektor batu bara, JP Morgan juga akan mengurangi eksposure pembiayaan untuk aktivitas ekonomi yang berhubungan dengan eksploitasi hutan dan laut Arktik. Sebaliknya, perseroan akan lebih berkomitmen untuk mendukung kegiatan ekonomi yang berbasis pada pelestarian lingkungan dan ekosistem.

Kompas TV Kesadaran Lingkusan Tekan Permintaan Batu Bara

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Sumber AFP
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X