Baru Dioperasikan, Kapal Tol Laut Pelni Bawa Beras Hingga Semen ke Merauke

Kompas.com - 29/03/2016, 11:05 WIB
Kantor Pelni KOMPAS.com/YOGA SUKMANAKantor Pelni
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pelni menambah satu kapal tol laut lagi untuk penyelenggaraan angkutan laut bersubsidi.

Dalam waktu dekat, BUMN pelayaran itu juga akan menambah 2 kapal tol laut lagi.

"Senin (kemarin) kami mengoperasikan tambahan 1 kapal, Insya Allah bulan depan akan kami operasikan 2 kapal lagi, sehingga 6 rute trayek Tol laut dapat dioperasikan semua.” Manajer Komunikasi dan Hubungan Kelembagaan Pelni Akhmad Sujadi dalam keterangan pers, Jakarta, Senin (28/3/2016).

Menurut Sujadi, tambahan satu kapal tol laut yakni KM. Nusantara Pelangi 101 dengan rute penugasan trayek T-2, Tanjung Perak-Kalabahi-Moa-Saumlaki-Dobo-Merauke PP sepanjang 3.874 mile.

Kapal Motor Nusantara Pelangi 101 memiliki kapasitas 350 teus.

Kapal itu akan berlayar secara rutin, terjadwal pada rute yang telah ditetapkan pemerintah pada rute T-2.

Dalam setiap pelayarannya, KM Nusantara Pelangi 101 akan mengangkut barang pokok misalnya minyak goreng, beras, terigu, dan kebutuhan sehari-hari lainya.

Selain itu, barang untuk memenuhi kebutuhan pembangunan di daerah juga dibawa yakni semen, besi, keramik dan aneka barang lainya.

Pemerintah sendiri sudah menetapkan 6 rute atau trayek tol laut kepada Pelni di 2016.

Dengan tambahan satu kapal tol laut KM Nusantara Pelangi 101, maka Pelni telah menjalani 4 rute.

Diharapkan, dengan adanya dua tambahan kapal tol laut bukan depan, semua rute atau trayek yang sudah ditugaskan pemerintah bisa dijalani.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X