LPPOM MUI: Masih Banyak Perusahaan Makanan Belum Tersertifikasi Halal

Kompas.com - 11/05/2016, 06:02 WIB
Sertifikat halal kerudung halal dari MUI KOMPAS.COM/SILVITA AGMASARISertifikat halal kerudung halal dari MUI
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Sertifikasi halal pada suatu produk menjadi penting bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah muslim.

Hal ini juga diatur dalam Undang-undang Nomor 33 Tahun 2014 Pasal 4 tentang Jaminan Produk Halal, yang menyebutkan bahwa produk yang beredar dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikasi halal.

Meski demikian, Wakil Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Muti Arintawati mengatakan, masih banyak perusahaan, utamanya sektor makanan yang belum mencantumkan label halal pada produknya.

"Masih banyak perusahaan makanan yang belum tersertifikasi halal," ujar Muti kepada wartawan di Jakarta, Selasa (10/5/2016).

Muti mengatakan, untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat, perusahaan diharapkan mencantumkan label halal yang diperoleh dari LPPOM MUI.

Namun, jika perusahaan belum juga mengajukan untuk dilakukan sertifikasi yang kemudian mendapatkan label halal maka siap-siap saja LPPOM MUI akan melakukan inspeksi mendadak (sidak).

"Kami punya daftar perusahaan yang dicurigai untuk di sidak, biasanya kita memperoleh bocoran informasi dari mantan karyawan," pungkas Muti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.