Tujuh Indeks Sektoral Turun, IHSG Dibuka Melemah

Kompas.com - 23/06/2016, 09:50 WIB
Ilustrasi bursa ThinkstockIlustrasi bursa
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkena sentimen pelemahan bursa AS, terkait kekhawatiran dampak Brexit. Pada pukul 09.28, IHSG terus terlihat turun, dengan level terendah mencapai 4.883,90.

IHSG sendiri dibuka melemah di level 4.896,76 setelah pada perdagangan Rabu, mencatatkan kenaikan 0,18 persen.

Pada pukul 09.28 IHSg di level 4.884,09 atau terkoreksi 12,76 poin atau 0,26 persen. Volume perdagangan mencapai 1,15 miliar saham berpindah tangan dengan nilai transaksi Rp 1,00 triliun.

Sebanyak 84 saham dibuka menguat, 95 saham dibuka turun dan 71 saham dibuka tetap.

Sektor aneka industri jadi sektor dengan koreksi terdalam, yakni 0,93 persen. Sementara sektor perkebunan menguat paling kuat dengan  0,96 persen.

Sebelumnya, Perdagangan saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street pada Rabu (22/6/2016) atau Kamis dini hari (23/6/2016) waktu Indonesia barat (WIB) ditutup menurun.

Perdagangan saham di Wall Street sepanjang sesi berlangsung dalam volume rendah, sebab para trader fokus pada hasil referendum, apakah Inggris akan tetap di Uni Eropa atau keluar.

Investor juga mencermati testimoni kedua Gubernur Federal Reserve Janet Yellen ke Kongres. Dia mengulangi lagi pidatonya di Selasa, dimana dia menurunkan risiko resesi, tetapi masih tetap khawatir pada dampak referendum Inggris dan perlambatan penyerapan tenaga kerja di AS.

Indeks Dow Jones ditutup turun 48,9 poin atau turun 0,27 persen ke level 17.780,83.

Indeks S&P 500 juga harus turun 3,45 poin atau turun 0,17 persen ke level 2.085,45.

Sementara indeks Nasdaq Composite juga harus turun 10,44 poin atau turun 0,22 persen ke level 4.833,32.
 

Kompas TV Infografis: Apa itu Brexit?



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penetapan NIP CPNS, Ini Dokumen-dokumen yang Wajib Diunggah

Penetapan NIP CPNS, Ini Dokumen-dokumen yang Wajib Diunggah

Whats New
Bandara Soekarno-Hatta Catat Rekor Jumlah Penumpang Tertinggi Selama Pandemi

Bandara Soekarno-Hatta Catat Rekor Jumlah Penumpang Tertinggi Selama Pandemi

Whats New
Harga Rp 300 Jutaan, Ini Lelang Rumah 2 Lantai di Bogor dan Tangerang

Harga Rp 300 Jutaan, Ini Lelang Rumah 2 Lantai di Bogor dan Tangerang

Spend Smart
Terus Merugi, Boeing Dikabarkan Bakal PHK 7.000 Karyawan

Terus Merugi, Boeing Dikabarkan Bakal PHK 7.000 Karyawan

Whats New
Telkom Hadirkan SEA Today, Ririek: Semoga Kanal Ini Bawa Indonesia Mendunia

Telkom Hadirkan SEA Today, Ririek: Semoga Kanal Ini Bawa Indonesia Mendunia

Whats New
Libur Panjang, Ini Jumlah Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta dalam 2 Hari

Libur Panjang, Ini Jumlah Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta dalam 2 Hari

Whats New
5 Rumah di Bekasi Dilelang Online, Harga Mulai Rp 120 Juta

5 Rumah di Bekasi Dilelang Online, Harga Mulai Rp 120 Juta

Spend Smart
Sidak Lapangan, KKP Ingin Pelaku Ekspor Benih Lobster Taati Aturan

Sidak Lapangan, KKP Ingin Pelaku Ekspor Benih Lobster Taati Aturan

Whats New
Perhatikan 3 Hal Ini Saat Transaksi Elektronik

Perhatikan 3 Hal Ini Saat Transaksi Elektronik

Spend Smart
Menkop Teten: UU Cipta Kerja Buka Ruang Konsolidasi Data Tunggal Koperasi dan UMKM

Menkop Teten: UU Cipta Kerja Buka Ruang Konsolidasi Data Tunggal Koperasi dan UMKM

Whats New
Upah Minimum Tak Naik, Tahun Depan Subsidi Gaji Berlanjut?

Upah Minimum Tak Naik, Tahun Depan Subsidi Gaji Berlanjut?

Whats New
Turun Rp 12.000, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp 12.000, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Earn Smart
Teguran hingga Diberhentikan, Sanksi untuk Kepala Daerah yang Tak Ikuti SE Upah Minimum

Teguran hingga Diberhentikan, Sanksi untuk Kepala Daerah yang Tak Ikuti SE Upah Minimum

Whats New
Omzet Terpukul Pandemi, Pengusaha Minuman Ini Banting Setir Jual Ikan Cupang

Omzet Terpukul Pandemi, Pengusaha Minuman Ini Banting Setir Jual Ikan Cupang

Smartpreneur
BLT UMKM Diperpanjang, Kemenkop UKM Minta Pemda Lakukan Ini

BLT UMKM Diperpanjang, Kemenkop UKM Minta Pemda Lakukan Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X