Pasar Ikan di Semarang Ini Beromzet Rp 2 Miliar per Malam

Kompas.com - 24/07/2016, 08:39 WIB
Lokasi pelelangan ikan di Pasar Ikan Muara Angke, Pluit, Jakarta Utara, Jumat (18/4/2014). KOMPAS.COM/ABBA GABRILLINLokasi pelelangan ikan di Pasar Ikan Muara Angke, Pluit, Jakarta Utara, Jumat (18/4/2014).
EditorAprillia Ika

SEMARANG, KOMPAS.com - Omzet yang didapatkan dari transaksi perdagangan ikan skala grosir di Pasar Rejomulyo lama atau dikenal dengan nama Pasar Kobong Semarang mencapai Rp 2 miliar per malam.

"Di Pasar Rejomulyo ini ada sekitar 56 pedagang. Semuanya skala grosir," kata Ketua Paguyuban Pedagang Ikan Basah dan Pindang (PPIBP) Pasar Rejomulyo Semarang Mujiburrohman di Semarang, Sabtu (23/7/2016).

Dari aktivitas perdagangan grosir ikan segar di pasar itu, kata dia, total omzet yang didapatkan seluruh pedagang mencapai Rp2 miliar per malam yang bisa juga lebih jika tengah musim ikan.

Aktivitas perdagangan ikan skala grosir di Pasar Kobong memang dimulai malam hari sekitar pukul 19.00 WIB hingga keesokan hari seiring dengan datangnya pasokan dari berbagai daerah.

"Pasokan ikan datang dari berbagai daerah, seperti Jawa Barat, biasanya untuk ikan tawar, kemudian dari Jawa Timur. Setiap harinya bisa sampai 20 sampai dengan 30 ton ikan bergantung pada musim," katanya.

Kalau kondisi musim atau cuaca sedang bersahabat sehingga ikan hasil tangkapan nelayan banyak, lanjut dia, bisa sampai 50 ton ikan yang diperdagangkan di pasar tersebut setiap malamnya.

"Ikan-ikan ini kemudian dipasok ke berbagai daerah, seperti Solo, Temanggung, Yogyakarta, sampai Wonosobo. Jadi, pemasok ikannya, pedagangnya, dan pembelinya memang sudah pasti," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berbagai hotel di berbagai daerah di Jawa Tengah, kata dia, sebagian besar juga mengambil ikan dari pasar tersebut.

Diakui Mujiburrohman, para pedagang di Pasar Rejomulyo lama memang berlangsung secara turun, mulai dari nenek, ibu, hingga diteruskan ke anak-cucu yang sudah berlangsung selama 30 tahunan.

"Jangan dilihat pasarnya yang kecil, jumlah pedagangnya juga cuma 50-an orang. Namun, omzetnya setiap hari besar karena pasokan ikan, penjual, dan pembelinya setiap malam sudah pasti," katanya.

Belum termasuk omzet dari penjualan ikan secara eceran, kata Mujiburrohman, sebab pedagang di Pasar Rejomulyo lama juga melayani pembelian eceran meski persentasenya tidak terlalu banyak.

Kompas TV Tolak Relokasi, Nelayan Bertahan di Tenda
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber ANTARA
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.