Kompas.com - 11/08/2016, 12:47 WIB
Konferensi Pers Workshop Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa di Hotel Grand Hyatt, Kamis (11/8/2016). Sakina Rakhma Diah Setiawan/Kompas.comKonferensi Pers Workshop Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa di Hotel Grand Hyatt, Kamis (11/8/2016).
|
EditorM Fajar Marta

Kebanyakan nasabah yang mengadu merasa keberatan dengan agunan. "Tipologi terbesar di kredit, nasabah keberatan agunannya dilelang. Kedua adalah APMK," ujar Himawan.

Ia mengaku, pihaknya telah menerima dan menangani sembilan kasus sengketa di bidang perbankan selama tahun 2016.

Meski demikian, ia menyatakan bahwa sebelum dibawa ke LAPSPI, sengketa harus ditangani secara internal antara nasabah dan bank yang bersangkutan.

"Mereka ada yang menyampaikan dokumen tertulis ke kami, tetapi proses awalnya belum sempurna, maka kami kembalikan untuk dilakukan penyelesaian sengketa internal," ujar Himawan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.