Kompas.com - 23/08/2016, 07:59 WIB
|
EditorLatief

Nah, daripada menyesal tak punya dana cadangan saat sedang membutuhkan, tak ada salahnya mulai berinvestasi emas. Semakin banyak emas terkumpul, makin besar keuntungan bisa diraih di masa depan.

Ya, meski emas adalah instrumen investasi tertua di dunia, bukan berarti logam kuning ini tak punya daya tarik tinggi. Emas merupakan salah portofolio investasi teraman dari dampak inflasi dan gonjang-ganjing ekonomi dunia (Baca: Ekonomi Gonjang-ganjing, Sebaiknya Investasi Emas atau Saham?).


Nilainya yang selalu bertambah tiap tahun adalah alasan orang masih setia mengumpulkan emas. Terlebih saat ini, menurunnya laju pertumbuhan ekonomi dunia membawa angin segar bagi emas.

"Dengan keadaan ekonomi makro dunia belum membaik yang tergambar dari perekonomian Amerika belum pulih benar, lalu ekonomi Jepang juga stagnan, dan Eropa mengalami goncangan karena Brexit, yaitu Inggris keluar dari Uni Eropa. Jadi, sentimen emas sebagai save the heaven masih sangat baik dan panjang," papar Direktur Marketing PT Antam (Persero) Tbk, Hari Widjajanto, Kamis (3/8/2016).

Beruntungnya, perkembangan teknologi  juga membawa pengaruh dan perubahan terhadap cara orang berinvestasi emas. Jika dulu orang membeli emas harus datang ke toko emas, sekarang cukup dari layar komputer atau gadget.

Antam misalnya, saat ini telah mempunyai produk Brankas (Berencana Aman Kelola Emas). Dengan layanan itu konsumen tak hanya bisa membeli dan menjual emas LM, tapi juga menabung LM secara online.

Thinkstock Ilustrasi brankas emas

Meskipun transaksinya secara online, konsumen bisa mengonversi emas dalam bentuk fisik. Misalnya, setelah empat bulan saldo emas LM di Brankas terkumpul 35 gram. Konsumen bisa mengonversinya dalam bentuk fisik emas batangan berukuran 10 gram atau 25 gram.

Kalau tidak mau mengambil dalam bentuk fisik, layanan ini juga memungkinkan pelanggan untuk menguangkan kembali saldo Brankasnya. Caranya dengan menjual emas yang sudah dibeli ke Antam.

Tak hanya bagi konsumen orang per orang—Brankas Individu, Antam melalui layanan Brankas Corporate juga memberikan kesempatan kepada perusahaan menginvestasikan asetnya ke emas.

Sementara itu, khusus umat muslim, Antam bahkan menyediakan Brankas Berzakat. Dengan layanan ini umat muslim bisa berinvestasi emas sambil menunaikan zakat melalui simpanan emasnya.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.