PGN bersama ITDC Renovasi Rumah 50 Veteran di NTB

Kompas.com - 25/08/2016, 18:52 WIB
Direktur Utama PGN Hendi Prio Santoso saat memberikan bantuan kepada veteran dengan melakukan bedah rumah. dok PGNDirektur Utama PGN Hendi Prio Santoso saat memberikan bantuan kepada veteran dengan melakukan bedah rumah.
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahan Gas Negara Tbk (PGN) bersama PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) memberikan bantuan bedah rumah bagi 50 rumah veteran di wilayah Lombok dan Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Direktur Utama PGN Hendi Prio Santoso mengatakan, bantuan bedah rumah tersebut merupakan rangkaian program BUMN Hadir Untuk Negeri.

"Kami sangat bersyukur PGN dapat menjalankan amanah pada rangkaian program sosial dalam rangka peringatan HUT RI ke-71 Tahun. Kementerian BUMN menugaskan PGN dan ITDC untuk merenovasi 50 unit rumah veteran," kata Direktur Utama PGN, Hendi Prio Santoso, dalam penjelasan resminya, Rabu (24/8/2016).

Bekerjasama dengan Korem 162 Wira Bhakti, setiap unit mendapatkan alokasi bedah rumah sebesar Rp 40 juta.

Total biaya yang dikeluarkan PGN sebesar Rp 1,2 miliar dan ITDC sebesar Rp 800 juta. Menurut Hendi selain bentuk sebagai kepedulian terhadap para veteran, bedah rumah ini juga bertujuan untuk memperbaiki rumah tinggal para pejuang kemerdekaan agar layak huni dan nyaman.

"Ini merupakan bentuk komitmen PGN dan ITDC sebagai BUMN peduli akan bangsa Indonesia khususnya para veteran," kata Hendi.

Saat ini proses pengerjaan bedah rumah masih berlangsung, diharapkan 50 unit rumah veteran tersebut selesai pada Desember 2016. Kerjasama ini merupakan bentuk apresiasi dan rasa terima kasih kepada para pejuang kemerdekaan dalam memperjuangkan NKRI.

Selain melakukan renovasi rumah para veteran, PGN dan ITDC juga membangun 1 unit tempat penitipan anak serta taman baca di Jl Seruling No 09, Mataram Timur, Lombok, NTB.

Bantuan prasarana tersebut akan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Biaya untuk membangun tempat penitipan anak sebesar Rp 170 juta yang nantinya tempat tersebut akan dikelola oleh PAUD Mutiara Hati, sedangkan taman baca sebesar Rp 80 juta dan akan dikelola oleh Balai Pustaka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.