Rajin Menabung, Pelajar Papua Ini Ingin Bisa Kuliah dan Berkeluarga

Kompas.com - 31/10/2016, 15:14 WIB
Paulus Rumangkito (kiri) bersama Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad dan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Maryono di Jakarta, Senin (31/10/2016) Sakina Rakhma Diah Setiawan/Kompas.comPaulus Rumangkito (kiri) bersama Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad dan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Maryono di Jakarta, Senin (31/10/2016)
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Paulus Rumangkito adalah siswa kelas IX SMP YPPK Paulus di Jayapura, Papua.

Ia merupakan salah satu nasabah cilik Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) yang diinisiasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menanamkan kebiasaan menabung dan perencanaan keuangan sejak dini.

Paulus mengatakan, dirinya adalah nasabah Simpel PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Sudah sekira setahun ia mulai menabung.

"Awalnya menyetor Rp 5.000. Setelah itu menyetor Rp 1.000 sampai Rp 5.000 setiap seminggu atau dua minggu," kata Paulus kepada wartawan di sela-sela acara Peringatan Hari Menabung Sedunia di Jakarta, Senin (31/10/2016).

Paulus mengaku, dirinya menyisihkan sebagian uang sakunya untuk ditabung. Dalam sehari, ia memperoleh uang saku antara Rp 10.000 hingga Rp 20.000.

Menurut Paulus, ia kerap datang ke kantor cabang bank. Sebaliknya, setiap seminggu hingga dua minggu sekali pihak bank datang ke sekolah sehingga siswa bisa menyetor uang tabungannya tanpa perlu datang ke bank.

Paulus menyatakan tidak pernah menghitung saldo tabungannya. Akan tetapi, bukan berarti ia tidak punya tujuan dalam menabung.

"Uangnya ditabung untuk masa depan, untuk kuliah, untuk berkeluarga nanti," jelas Paulus. Terkait kebiasaannya menabung tersebut, Paulus mengaku kedua orang tuanya sudah mengetahui. Bahkan, mereka memberi "restu" dan meminta kepada Paulus untuk terus melanjutkan kebiasannya itu.

Paulus pun cukup beruntung. Pasalnya, ia berkesempatan berdialog langsung dengan Presiden Joko Widodo. Presiden pun mengapresiasi kebiasannya menabung dengan menambahkan "saldo" untuk tabungan Paulus.

"Ya sudah, saya tambahkan Rp 500.000," kata Jokowi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X