Meski Diboikot, Kenaikan Penjualan Sari Roti Lampaui Industri Roti Nasional

Kompas.com - 14/03/2017, 09:49 WIB
Sari Roti buatan Nippon Indosari sari rotiKontan/ Cheppy A MuchlisSari Roti buatan Nippon Indosari
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah kondisi ekonomi dan daya beli melemah, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk selaku produsen Sari Roti masih meraih kinerja positif pada tahun lalu.

Tahun 2016, emiten berkode ROTI ini mencatatkan penjualan Rp 2,52 triliun, meningkat 16 persen jika dibanding dengan penjualan 2015.

Adapun laba bersihnya naik tipis 3,48 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp 279,9 miliar.

Pertumbuhan pendapatan Sari Roti yang tumbuh 16 persen itu melampaui pertumbuh industri roti nasional yang sebesar 8,5 persen. Hal ini didorong pertumbuhan volume, yang menunjukkan permintaan produk Sari Roti tetap kuat kendati daya beli masyarakat melemah.

Akhir tahun lalu, pasca-demonstrasi yang dikenal dengan aksi 212, pada 2 Desember 2016, ada upaya boikot pembelian produk Sari Roti oleh sekelompok masyarakat.

"Namun aksi boikot menjelang akhir tahun lalu tidak mempengaruhi kinerja bottom line perusahaan," ujar Marlene Tanumihardja, Analis Samuel Sekuritas Indonesia, dalam risetnya, baru-baru ini.

Khusus di kuartal keempat (Oktober-Desember 2016), Sari Roti mencatatkan penjualan Rp 684,7 miliar, meningkat 13 persen dibanding dengan penjualan kuartal keempat 2015.

Produk bervariasi

Marlene melihat, tahun ini Sari Roti akan lebih agresif meningkatkan penggunaan sistem general trade (GT) dan modern trade (MT), yang akan meningkatkan cakupan distribusi produknya ke tangan konsumen.

Dalam sistem GT, manajemen akan menambah Mbak Sari, istilah wanita penjual Sari Roti, dan menghadirkan hub office sebagai pusat distribusi di Batam dan Kalimantan, yang dijadwalkan beroperasi Maret tahun ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber KONTAN
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X