Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Maret 2017, DKI Jakarta Alami Inflasi 0,05 Persen

Kompas.com - 04/04/2017, 05:37 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta melaporkan, inflasi indeks harga konsumen (IHK) Ibukota mencapai 0,05 persen secara bulanan (mtm) pada Maret 2017.

Angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata tiga tahun sebelumnya, yakni 0,18 persen (mtm). Dengan demikian, inflasi DKI Jakarta secara tahun kalender mencapai 1,37 persen (ytd).

Terjadinya deflasi pada kelompok bahan makanan mendorong rendahnya inflasi bulan ini sehingga mampu menahan dampak inflasi akibat pencabutan subsidi listrik pelanggan 900 VA tahap II yang diberlakukan pada awal Maret 2017.

"Turunnya harga sebagian besar kelompok volatile food (harga pangan bergejolak) menjadi faktor pendorong rendahnya tekanan inflasi Maret 2017. Turunnya harga pangan terutama bersumber dari harga bumbu-bumbuan," kata Kepala KPw BI DKI Jakarta Doni P Joewono dalam keterangan resmi, Senin (3/4/2017).

Harga cabai merah dan cabai rawit turun 11,06 persen (mtm) dan 12,80 persen (mtm). Adapun harga telur ayam turun 2,11 persen (mtm) dan harga beras turun 0,19 persen (mtm).

Kebijakan pencabutan subsidi listrik 900 VA tahap II pada 1 Maret 2017, hanya sedikit mendorong beberapa komoditas pada kelompok inflasi inti.

Komoditas utama yang terdampak adalah harga kontrak rumah dan sewa rumah, yang masing-masing naik 0,42 persen (mtm) dan 0,11 persen (mtm).

Terjaganya inflasi inti juga didorong turunnya indeks harga emas perhiasan sebesar 0,68 persen (mtm), yang pada bulan sebelumnya naik 3,67 persen (mtm), sejalan dengan penurunan harga emas internasional.

"Memerhatikan berbagai kebijakan pemerintah pada komoditas terkait energi, perkembangan harga-harga dan pantauan terhadap beberapa komoditas di pasar-pasar di Jakarta hingga Maret 2017, inflasi pada April 2017 diperkirakan tetap terjaga," ujar Doni.

Pergerakan harga-harga komoditas internasional, terutama yang dapat memengaruhi dinamika harga-harga domestik akan tetap diwaspadai, agar dapat mengambil langkah-langkah kebijakan yang diperlukan untuk memitigasi pengaruhnya terhadap perkembangan harga-harga secara umum.

(Baca: Di Luar Dugaan, Terjadi Deflasi 0,02 persen Pada Maret 2017)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

60 Kloter Penerbangan Haji 'Delay', Menhub Minta Garuda Berbenah

60 Kloter Penerbangan Haji "Delay", Menhub Minta Garuda Berbenah

Whats New
2 Cara Cek Mutasi Rekening BCA lewat HP

2 Cara Cek Mutasi Rekening BCA lewat HP

Spend Smart
Hingga April 2024, Jumlah Investor Kripto di Indonesia Tembus 20,16 Juta

Hingga April 2024, Jumlah Investor Kripto di Indonesia Tembus 20,16 Juta

Whats New
KA Banyubiru Layani Penumpang di Stasiun Telawa Boyolali Mulai 1 Juni 2024

KA Banyubiru Layani Penumpang di Stasiun Telawa Boyolali Mulai 1 Juni 2024

Whats New
Ekonom: Iuran Tapera Tak Bisa Disamakan Dengan BPJS

Ekonom: Iuran Tapera Tak Bisa Disamakan Dengan BPJS

Whats New
Pertamina-Medco Tambah Aliran Gas ke Kilang LNG Mini Pertama di RI

Pertamina-Medco Tambah Aliran Gas ke Kilang LNG Mini Pertama di RI

Whats New
Strategi Industri Asuransi Tetap Bertahan saat Jumlah Klaim Kian Meningkat

Strategi Industri Asuransi Tetap Bertahan saat Jumlah Klaim Kian Meningkat

Whats New
Baru Sebulan Diangkat, Komisaris Independen Bank Raya Mundur

Baru Sebulan Diangkat, Komisaris Independen Bank Raya Mundur

Whats New
Integrasi Infrastruktur Gas Bumi Makin Efektif dan Efisien Berkat Inovasi Teknologi

Integrasi Infrastruktur Gas Bumi Makin Efektif dan Efisien Berkat Inovasi Teknologi

Whats New
CEO Singapore Airlines Ucapkan Terima Kasih ke Staf Usai Insiden Turbulensi

CEO Singapore Airlines Ucapkan Terima Kasih ke Staf Usai Insiden Turbulensi

Whats New
BTN-Kadin Garap Pembiayaan 31 Kawasan Industri di Jabar

BTN-Kadin Garap Pembiayaan 31 Kawasan Industri di Jabar

Whats New
Pembiayaan Baru BNI Finance Rp 1,49 Triliun pada Kuartal I 2024, Naik 433 Persen

Pembiayaan Baru BNI Finance Rp 1,49 Triliun pada Kuartal I 2024, Naik 433 Persen

Whats New
Asosiasi Pekerja Tolak Pemotongan Gaji untuk Iuran Tapera

Asosiasi Pekerja Tolak Pemotongan Gaji untuk Iuran Tapera

Whats New
TRON Hadirkan Kendaraan Listrik Roda Tiga untuk Kebutuhan Bisnis dan Logistik

TRON Hadirkan Kendaraan Listrik Roda Tiga untuk Kebutuhan Bisnis dan Logistik

Whats New
Asosiasi: Permendag 8/2024 Bikin RI Kebanjiran Produk Garmen dan Tekstil Jadi

Asosiasi: Permendag 8/2024 Bikin RI Kebanjiran Produk Garmen dan Tekstil Jadi

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com