KKP Bantu Fasilitas Budidaya untuk Penangkap Benih Lobster di Lombok

Kompas.com - 19/06/2017, 23:23 WIB
Budidaya Perikanan KOMPAS.com/YOGA SUKMANABudidaya Perikanan
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorMuhammad Fajar Marta

LOMBOK, KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyerahkan bantuan sarana dan prasarana budidaya perikanan kepada kelompok pembudidaya di Dusun Bumbang, Desa Mertak, Lombok Tengah.

Sekretaris Jenderal KKP Rifky Efendi Hadianto yang mewakili Menteri Susi Pudjiastuti mengatakan, pembagian bantuan ini dalam rangka mendorong alih profesi penangkap benih lobster menjadi pembudidaya ikan.

"Bantuan ini untuk membantu masyarakat," ujarnya di di Dusun Bumbang, Desa Mertak, Lombok Tengah, Senin (19/6/2017).

Direktur Jenderal Budidaya Perikanan Slamet Subiakto mengatakan ada 2.245 rumah rangga pembudidaya yang diberikan bantuan sarana dan prasarana budidaya perikanan di Lombok.

Pemberian bantuan itu berupa rumput laut 720 paket, benih bawal bintang 655 paket, kerapu 580 paket, bandeng 40 paket, udang paname 20 paket, lele 209 paket, nila 14 paket, perahu sarana angkut rumput laut 71 unit.

Total nilai bantuan sarana dan prasarana budidayanya mencapai Rp 50 miliar dengan jumlah masing-masing paket sekitar Rp 20-22 juta.

Selain itu, Slamet memastikan, pemerintah tidak hanya memberikan bantuan sarana dan prasarana budidaya. Namun akan ada pendampingan kepada masyarakat agar bisa menjadi pembudidaya ikan yang handal.

Pemerintah juga akan membukakan akses pembiayaan kepada nelayan yang mau beralih profesi menjadi pembudidaya ikan melalui Badan Layanan Umum (BLU) KKP.

Seperti diketahui, pemerintah telah melarang penangkapan benih lobster untuk melindungi dan memastikan keberlanjutan. Aturan itu terdapat di dalam Peraturan Menteri Kelautan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016.

Akibat pelarangan penangkapan benih lobster itu, banyak nelayan yang kebingungan akan kelanjutan mata pencaharian mereka. Pemerintah lantas memberikan program jangka pendek dan menengah berupa pemberian bantuan sarana dan prasarana agar para nelayan itu beralih menjadi pembudidaya ikan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X