Gara-gara Trump, IMF Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi AS

Kompas.com - 29/06/2017, 12:00 WIB
Direktur IMF Christine Lagarde saat berbicara dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Sabtu (23/1/2016). AP PHOTODirektur IMF Christine Lagarde saat berbicara dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Sabtu (23/1/2016).
|
EditorAprillia Ika

NEW YORK, KOMPAS.com - Dana Moneter Internasional ( IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi AS menjadi 2,1 persen pada tahun 2017. Sebelumnya, IMF memprediksikan pertumbuhan ekonomi AS mencapai 2,3 persen.

Mengutip CNN Money, Kamis (29/6/2017), IMF menyatakan penurunan proyeksi tersebut disebabkan adanya ketidakpastian yang tinggi terkait reformasi perpajakan dan agenda kebijakan yang dapat melukai masyarakat kelas menengah AS.

Risiko lain adalah tantangan jangka panjang seperti angkatan kerja yang menua. Meskipun demikian, IMF pun menyambut baik beberapa prinsip yang diangkat pemerintahan Presiden Donald Trump, seperti penyederhanaan perpajakan, pembangunan proyek infrastruktur seperti jalan dan jembatan, serta penurunan besaran belanja pemerintah.

"Namun, buktinya adalah banyak rincian mengenai rencana ini masih belum ditentukan," tulis IMF dalam laporan mereka.

Pada Januari 2017 lalu, IMF menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS. Asumsinya adalah Trump dan Partai Republik yang mengendalikan Kongres akan meloloskan reformasi pajak dan beberapa reformasi ekonomi lainnya, namun sekarang semua itu diragukan.

Trump sendiri menjanjikan pertumbuhan ekonomi 3 persen per tahun selama periode pertama pemerintahannya. Namun, menurut pandangan IMF berdasarkan evaluasi APBN Trump, target pertumbuhan ekonomi 3 persen adalah asumsi yang terlampau optimistis.

Lebih lanjut, IMF menyatakan, menggenjot pertumbuhan ekonomi 3 persen akan sangat menantang bagi AS. Pasalnya, pasar tenaga kerja AS sudah mencapai serapan penuh, ditambah dengan banyaknya generasi "baby boomers" yang pensiun, serta minimnya peningkatan produktivitas.

Banyak ekonom, termasuk para ekonom di bank sentral AS Federal Reserve meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi 2 persen adalah ideal bagi AS dalam beberapa tahun ke depan. 



Sumber CNN Money

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X