Dengan Dongeng, Sri Mulyani Kenalkan Pajak ke Anak-anak

Kompas.com - 03/03/2019, 16:14 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika mendongeng kepada anak-anak di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, Minggu (3/3/2019). KOMPAS.com/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika mendongeng kepada anak-anak di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, Minggu (3/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati mendongeng kepada anak-anak usia sekolah dasar di festival Indonesia Negeri 1.000 Dongeng yang diadakan oleh penerima beasiswa LPDP PK-139.

Dalam dongeng yang berjudul Raja Lebah dan Sesendok Madu tersebut, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini memperkenalkan kepada anak-anak untuk patuh dalam membayar kewajiban perpajakannya.

"Pajak itu dikumpulkan untuk kalian. Nanti dipakai untuk membangun sekolah, membangun jalan, untuk dipakai membangun sekolah kalian sendiri," ujar dia di Jakarta, Minggu (3/3/2019).

Di dalam dongeng tersebut dikisahkan bagaimana seekor raja lebah meminta rakyatnya untuk mengumpulkan satu sendok madu di dalam sebuah gentong. Akan tetapi, alih-alih mengumpulkan madu, rakyat kerajaan lebah justru mengumpulkan air di dalam gentong tersebut.

Baca juga: Sri Mulyani: Jelang Pemilu Defisit Anggaran Turun, Saya Masih Dimarahi

Raja pun marah dan mengatakan bahwa madu yang dikumpulkan merupakan tabungan untuk rakyat jika nanti kerajaan lebah ditimpa paceklik.

"Kamu tidak tahu bahwa madu yang dikumpulkan bukan untuk raja, madu itu untuk ditabung. Kadang-kadang kita perlu mengumpulkan sedikit demi sedikit untuk nanti dipakai saat kita perlu," cerita Sri Mulyani.

"Madu kita kumpulkan untuk kalian semua, kita pakai ketika bunga-bunga tidak berkembang," lanjut Sri Mulyani.

Sri Mulyani mengatakan, mengenalkan pajak kepada anak-anak sedari dini sangatlah penting. Dengan demikian, anak-anak akan tumbuh dengan kesadaran dana yang dikumpulkan pemerintah untuk membangun negeri berasal dari uang rakyat sendiri.

"Saya rasa bagus untuk mulai mengenalkan kepada anak-anak sejak usai dini bahwa negara kita Indonesia itu milik kita bersama, jadi kalau kita mengumpulkan pajak dalam rangka membangun Indonesia itu adalah karena kita cinta sama negara kita sendiri, kita urus negara kita sendiri," ujar dia.

"Kita kumpulkan dananya, kita pakai, kita awasi bersama," tambah dia.

Baca juga: Cerita Sri Mulyani Diminta Tak Lagi Kejar-Kejar Pengusaha...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cara Transfer Pulsa Telkomsel lewat SMS dengan Mudah

Cara Transfer Pulsa Telkomsel lewat SMS dengan Mudah

Spend Smart
Apa Itu Produsen? Simak Pengertian, Fungsi dan Tujuannya

Apa Itu Produsen? Simak Pengertian, Fungsi dan Tujuannya

Earn Smart
Menteri Investasi: Dulu, Hanya Kepala Dinas dan Tuhan yang Tahu Kapan Izin Usaha Selesai

Menteri Investasi: Dulu, Hanya Kepala Dinas dan Tuhan yang Tahu Kapan Izin Usaha Selesai

Whats New
Pemerintah Evaluasi Harga Batu Bara Khusus Industri Semen dan Pupuk

Pemerintah Evaluasi Harga Batu Bara Khusus Industri Semen dan Pupuk

Whats New
LMAN Siap Terlibat dalam Pembangunan Ibu Kota 'Nusantara'

LMAN Siap Terlibat dalam Pembangunan Ibu Kota "Nusantara"

Whats New
Menkop UKM Teten Masduki Sambut Inisiatif Bill Gates dan Filantropis Dunia Dukung UMKM Indonesia

Menkop UKM Teten Masduki Sambut Inisiatif Bill Gates dan Filantropis Dunia Dukung UMKM Indonesia

Rilis
Ini Penyebab Anggaran PEN 2021 Tidak Terserap 100 Persen

Ini Penyebab Anggaran PEN 2021 Tidak Terserap 100 Persen

Whats New
Keuangan Mulai Membaik, Ekuitas Asabri Masih Negatif Rp 4,7 Triliun

Keuangan Mulai Membaik, Ekuitas Asabri Masih Negatif Rp 4,7 Triliun

Whats New
Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaann Tanpa Aplikasi

Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaann Tanpa Aplikasi

Whats New
Menkop UKM Dorong Peternak Ayam Ciremai Group untuk Manfaatkan KUR Klaster Pertanian

Menkop UKM Dorong Peternak Ayam Ciremai Group untuk Manfaatkan KUR Klaster Pertanian

Rilis
Mudah, Ini Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online

Mudah, Ini Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan Online

Whats New
Penguatan Infrastruktur Digital Jadi Kunci Industri e-Commerce Lebih Sustainable

Penguatan Infrastruktur Digital Jadi Kunci Industri e-Commerce Lebih Sustainable

Work Smart
Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online hingga Rp 10 Juta

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Online hingga Rp 10 Juta

Whats New
Bahlil: Gaji Menteri Enggak Lebih dari Rp 20 Juta, Gayanya Saja yang Mantap

Bahlil: Gaji Menteri Enggak Lebih dari Rp 20 Juta, Gayanya Saja yang Mantap

Whats New
Mandiri Investment Forum Kembali Digelar, Ribuan Investor dengan Total Aset 4 Triliun Dollar AS Bakal Hadir

Mandiri Investment Forum Kembali Digelar, Ribuan Investor dengan Total Aset 4 Triliun Dollar AS Bakal Hadir

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.