Sempat Tertunda, Perjanjian CEPA Indonesia-Australia Akhirnya Ditandatangani

Kompas.com - 04/03/2019, 11:22 WIB
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita KOMPAS.com/Ambaranie NadiaMenteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

JAKARTA, KOMPAS.com - Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif atau Comprehensive Economic Partnership Agreement ( CEPA) antara Indonesia dan Australia resmi ditandatangani oleh Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita dan Menteri Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi Australia Simon Birmingham.

"Penandatanganan ini adalah momen yang sangat berharga, karena setelah sembilan tahun melakukan perundingan, akhirnya Indonesia-Australia CEPA bisa ditandatangani," kata Enggartiasto menjelang penandatanganan di Jakarta, Senin (4/3/2019).

Penandatanganan kemitraan yang disaksikan oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla tersebut pertama kali diluncurkan pada 2010 dan terhenti hingga November 2013, hingga akhirnya kembali diaktifkan pada Maret 2016.

Enggartiasto menyampaikan perjanjian tersebut merefleksikan keterikatan hubungan ekonomi yang erat antara kedua negara.

Baca juga: 25 Startup akan Berebut Kesempatan Dapatkan Investasi 1 Juta Dollar Australia

Perjanjian ini akan mengeliminasi 100 persen tarif barang asal Indonesia ke Australia dan 94 persen tarif barang dari Australia ke Indonesia.

Di bidang investasi dan pelayanan, kedua negara akan memiliki akses lebih, termasuk pergerakan bidang profesi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X