Menteri Susi Harap PIM Muara Baru Jadi Sentra Ikan Nasional

Kompas.com - 14/03/2019, 11:33 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan sambutan dalam acara peresmian Pasar Ikan Modern Muara Baru, Rabu (13/3/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DMenteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memberikan sambutan dalam acara peresmian Pasar Ikan Modern Muara Baru, Rabu (13/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Peresmian Pasar Ikan Modern (PIM) Muara Baru Rabu (13/3/2019) malam, membuat Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berharap tempat tersebut menjadi sentra jual beli ikan nasional.

"PIM Muara Baru diharapkan dapat menjadi sentra perikanan nasional yang strategis mengingat banyaknya ikan yang diperjualbelikan di pasar existing Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Muara Baru," sebut Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam siaran pers, Rabu (13/3/2019).

Berdasarkan data Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Nizam Zachman, setiap harinya, PPI Muara Baru memasarkan sekitar 400 ton ikan dengan nilai omzet rata-rata sekitar Rp 8 miliar - Rp 10 miliar.

Ikan-ikan yang dijual berasal dari wilayah Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur (sepanjang pantai utara Jawa). Ikan ini didominasi oleh jenis ikan laut yaitu kembung, cumi, tongkol, kakap, udang, dan jenis ikan air tawar seperti patin, bawal, dan mujair.

Selain menjadi sentra nasional, PIM Muara Baru diharapkan dapat meningkatkan kondisi perekonomian masyarakat, produktivitas dan nilai tambah produk perikanan, serta mendorong peningkatan angka konsumsi ikan nasional.

Pelatihan juga akan diberikan kepada setiap petugas, mulai dari tingkat manajemen, teknis, kebersihan, keamanan, dan sebagainya demi mendukung operasional PIM yang baik. Pedagang pun akan diberikan pelatihan bagaimana memenuhi standar mutu dan kualitas yang dipersyaratkan

Berikan Kartu KUSUKA

Sebagai bentuk perlindungan dan pemberdayaan pelaku usaha, nantinya setiap pedagang di PIM Muara Baru akan dibekali dengan kartu KUSUKA (Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan).

Kartu ini berupa kartu debit yang digunakan untuk mendorong percepatan pelayanan, peningkatan kesejahteraan, dan menciptakan efektivitas dan efisiensi program pemerintah agar tepat sasaran bagi para pelaku usaha.

Rencananya, kartu ini akan diserahkan kepada 231 pedagang ikan dari 397 pedagang PIM Muara Baru yang telah terdaftar oleh KKP.

KartuKUSUKA dapat memberikan kemudahan pelaku usaha untuk melakukan permohonan perizinan, sertifikasi/karantina, mendapatkan bantuan asuransi pelaku usaha (asuransi nelayan dan asuransi pembudidaya), mendapatkan bantuan pemerintah, dan mendapatkan penyuluhan dan pelatihan untuk meningkatkan produktivitas usaha di bidang kelautan dan perikanan.

Selain itu, kartu KUSUKA digunakan untuk pendataan secara menyeluruh pelaku usaha di bidang kelautan dan perikanan. Pendataan ini dikelola terpusat oleh KKP bekerja sama dengan Dinas atau Unit Pelaksanaan Teknis dengan menggunakan struktur data terstandardisasi dan terintegrasi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X