Ini Solusi Transformasi Digital untuk Industri Makanan Minuman di Indonesia

Kompas.com - 10/07/2019, 20:16 WIB
Segment President, Consumer Packaged Goods, Schneider Electric Mike Jamieson (kiri), Executive Vice President International Operations Schneider Electric Luc Remont (tengah), dan Country President Schneider Electric Indonesia Xavier Denoly (kanan) menghadiri Schneider Electric Innovation Days: Smartfood Indonesia 2019 yang berlangsung 10 dan 11 Juli 2019 di Hotel Mulia Jakarta, 
Dok. Schneider ElectricSegment President, Consumer Packaged Goods, Schneider Electric Mike Jamieson (kiri), Executive Vice President International Operations Schneider Electric Luc Remont (tengah), dan Country President Schneider Electric Indonesia Xavier Denoly (kanan) menghadiri Schneider Electric Innovation Days: Smartfood Indonesia 2019 yang berlangsung 10 dan 11 Juli 2019 di Hotel Mulia Jakarta,

Penopang pertumbuhan ekonomi

Makanan dan minuman merupakan salah satu sektor penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Industri makanan dan minuman tumbuh 7,91 persen sepanjang 2018. Pertumbuhan itu melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,17 persen.

Sekjen GAPMMI, Stefanus Indrayana, mengatakan, hingga kini transformasi digital masih didominasi perusahaan berskala besar.

Sementara itu, industri kecil dan menengah (IKM) masih membutuhkan lebih banyak edukasi. Apalagi, kesan investasi teknologi yang mahal masih sangat melekat.

“Padahal dengan digitalisasi, proses produksi lebih efisien 30-40 persen. Tidak hanya edukasi, diharapkan pemerintah dan perbankan juga dapat memberikan insentif bagi IKM berupa fasilitas pendanaan,” kata dia.

Solusi menyeluruh

Country President Schneider Electric Indonesia, Xavier Denoly, mengajak pelaku industri makanan dan minuman di Indonesia untuk berani melakukan digitalisasi.

Tak cuma itu, ia melanjutkan, transformasi digital dapat dilakukan secara bertahap dan menggunakan solusi dengan platform terbuka.

Xavier menjelaskan, industri makanan dan minuman perlu berfokus pada empat area penting dalam transformasi digital, yakni smart manufacturing, smart facilities, smart food safety, dan smart supply chain.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X