Ide dari Repot Memerah ASI, Stephanie Raup Omzet Ratusan Juta Sebulan

Kompas.com - 13/07/2019, 14:28 WIB
Stephanie Tunggal, pemilik brand busana menyusui Maternel. KONTAN/Merlinda RiskaStephanie Tunggal, pemilik brand busana menyusui Maternel.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika masih bekerja dengan status ibu muda baru punya bayi, Stephanie Tunggal pernah mengalami kerepotan saat harus memompa air susu ibu ( ASI) di tempat kerja. Apalagi, kantornya tidak punya ruang khusus untuk memerah ASI.

Walhasil, perempuan kelahiran Bogor, 26 September 1985,  ini terpaksa memompa ASI di ruangan untuk telepon. Yang menjadi masalah, pintu ruang itu tidak bisa dikunci.

“Jadi, saya was-was banget selama pumping,” kata dia.

Sejatinya, kerepotan Stephanie bisa sedikit berkurang dengan menggunakan pakaian khusus menyusui. Cuma masalahnya, ketika itu tidak mudah menemukan baju menyusui yang cocok buat dipakai untuk bekerja. Kalau pun ada, harganya terbilang mahal.

Berangkat dari kerepotan itu, muncul ide untuk membuat usaha baju menyusui. Tapi, dia baru merealisasikannya dua tahun kemudian. Ia mulai merintis bisnis itu dengan merek dagang Maternel di 2017.

Baca juga: Bisnis Sedotan Bambu, Yumna Bisa Raup Omzet hingga Rp 100 Juta

Dalam tempo dua tahun, usaha Stephanie berkembang cukup pesat. Saat ini, saban bulan, produksinya berkisar 2.500 potong. Dengan harga jual mulai Rp 169.000 per potong, ia bisa mengantongi omzet sebesar Rp 350 juta sebulan.

Dan sebetulnya, keinginan menjadi pengusaha sudah muncul dalam benak Stephanie saat bekerja di Google Asia Pasifik di Singapura pada 2012 silam.

"Saya menyadari, sebagai karyawan, sekalipun bekerja di Google, perusahaan nomor satu dunia, tetap ada keterbatasan," ujar lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, ini.

Tambah lagi, saat di Google, dia bekerja di bagian iklan usaha kecil dan menengah.

"Saya seperti konsultan, ini yang membuat saya tahu dunia digital seperti apa. Jadi, sedikit banyak saya tahu bagaimana caranya dapat pelanggan di dunia digital," imbuhnya.

Baca juga: Bermodal Rp 600.000, Rina Kini Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Orang Tewas Diduga Akibat Kebocoran Gas, Operasional PLTP di Mandailing Natal Dihentikan Sementara

5 Orang Tewas Diduga Akibat Kebocoran Gas, Operasional PLTP di Mandailing Natal Dihentikan Sementara

Whats New
Pemerintah Tambah 8 Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Pemerintah Tambah 8 Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Whats New
Buka Toko Online di Blibli, Hypermart hingga Hyfresh Tebar Diskon

Buka Toko Online di Blibli, Hypermart hingga Hyfresh Tebar Diskon

Whats New
Menaker Beberkan 9 Strategi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan

Menaker Beberkan 9 Strategi Hadapi Tantangan Ketenagakerjaan

Whats New
Dorong Milenial Berinvestasi, Manulife, OVO dan Bareksa Luncurkan MOBLI

Dorong Milenial Berinvestasi, Manulife, OVO dan Bareksa Luncurkan MOBLI

Whats New
Agar Tak Merasa Rugi, Pahami Dulu Beda Unitlink dengan Tabungan Bank

Agar Tak Merasa Rugi, Pahami Dulu Beda Unitlink dengan Tabungan Bank

Spend Smart
Hypermart hingga Hyfresh Buka 23 Toko Online di Blibli

Hypermart hingga Hyfresh Buka 23 Toko Online di Blibli

Whats New
Akuisisi Air Mancur Group, Combiphar: Ini Warisan Indonesia, Sayang Jika Diambil Asing

Akuisisi Air Mancur Group, Combiphar: Ini Warisan Indonesia, Sayang Jika Diambil Asing

Whats New
Saham yang Dijagokan Yusuf Mansur Sempat Hijau, Ini Kata Analis

Saham yang Dijagokan Yusuf Mansur Sempat Hijau, Ini Kata Analis

Whats New
Masih Dinamis, Anggaran PEN Tahun Ini Diperkirakan Rp 553 Triliun

Masih Dinamis, Anggaran PEN Tahun Ini Diperkirakan Rp 553 Triliun

Whats New
Mantap IPO, Widodo Makmur Unggas Tawarkan Harga Awal Rp 180 Per Saham

Mantap IPO, Widodo Makmur Unggas Tawarkan Harga Awal Rp 180 Per Saham

Whats New
Soal Modal Inti Bank Rp 3 Triliun, OJK: Kalau Tidak Bisa, Undang Investor

Soal Modal Inti Bank Rp 3 Triliun, OJK: Kalau Tidak Bisa, Undang Investor

Whats New
Menko Airlangga: Perjuangan Melawan Pandemi Belum Berakhir...

Menko Airlangga: Perjuangan Melawan Pandemi Belum Berakhir...

Whats New
Daftar Daerah yang Jumlah Wanitanya Lebih Banyak dari Pria

Daftar Daerah yang Jumlah Wanitanya Lebih Banyak dari Pria

Whats New
Gandeng BTS dan BLACKPINK sebagai Brand Ambassador, Ini Alasan Tokopedia

Gandeng BTS dan BLACKPINK sebagai Brand Ambassador, Ini Alasan Tokopedia

Rilis
komentar di artikel lainnya
Close Ads X