Heboh Kasus Fintech di Solo, Ini Tips Aman Pinjam Uang secara Online

Kompas.com - 26/07/2019, 12:20 WIB
Ilustrasi fintech. ShutterstockIlustrasi fintech.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus pelecehan yang menimpa YI (51), nasabah fintech di Solo, Jawa Tengah, menghebohkan publik.

Gara-gara telat dua hari bayar pinjaman, poster foto YI disebar oleh fintech ilegal ke grup-grup WhatsApp dengan keterangan "Siap Digilir" untuk bayar utang. YI diketahui terlambat membayar pinjaman selama dua hari.

Belajar dari kasus YI, ada baiknya untuk lebih waspada terhadap fintech ilegal. Namun demikian, bukan berarti peminjaman uang secara online tidak diperbolehkan.

Baca juga: Fintech yang Umumkan Nasabah Siap Digilir Sudah Diblokir

"Telah banyak pelajaran yang kita peroleh berupa intimidasi, teror dan pelecehan yang dilakukan fintech ilegal," ujar Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Tobing kepada Kompas.com, Jakarta, Jumat (26/7/2019).

"Ini menjadi peringatan kepada masyarakat kita. Kami tidak bosan-bosannya menyampaikan tips apabila ingin meminjam secara online," sambung dia.

Pinjam uang dari fintech boleh saja dilakukan dengan mencermati beberapa hal. Ini antara lain termasuk legalitas fintech tersebut hingga mekanisme peminjaman dan pembayaran.

Baca juga: Polisi Diminta Buru Bos Fintech yang Iklankan Nasabah Siap Digilir

Nah, berikut tips meminjam uang secara online dari Satgas Waspada Investasi.

1. Pastikan fintech terdaftar di OJK

Anda bisa melihat daftar fintech yang terdaftar di regulator pada website ojk.go.id. Bila nama fintech tidak ada di daftar OJK, maka hindari meminjam uang dari fintech itu.

Sebab, fintech tersebut adalah fintech ilegal.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X