4 Kesalahan Terbesar yang Dilakukan CEO, Apa Saja?

Kompas.com - 02/08/2019, 08:18 WIB
Ilustrasi shutterstock.comIlustrasi

Steve Morse, anggota senior dewan Russell Reynolds Associates mengatakan, kondisi itu ditambah ketika perusahaan menjadi lebih terdesentralisasi, inovasi sering terjadi di lapangan. 

Baca juga: Jeff Broin, Anak Petani yang Jadi CEO Produsen Biofuel Terbesar di Dunia

Morse merekomendasikan CEO menghabiskan banyak waktu di lapangan dalam 18 bulan pertama mereka. Terlebih lagi, CEO dan semua manajer tim harus secara aktif menumbuhkan budaya terbuka yang menerima gagasan dan kritik dari karyawan.

Mereka harus memiliki sistem, termasuk survei, untuk mengumpulkan dan mengomunikasikan informasi itu secara rutin ke kantor.

3. Tidak berada di jalur perusahaan Anda

CEO dapat membuat rencana dan sasaran finansial. Akan tetapi, mereka akan gagal jika mereka tidak secara jujur menilai apa yang perusahaan mereka lakukan pada inti bisnisnya, ke mana perusahaan mereka harus pergi dan secara realistis apa yang diperlukan untuk sampai ke sana.

Misalnya, ketika mengubah selera konsumen membuat produk-produk perusahaan tampak kurang relevan, godaan bagi seorang CEO mungkin untuk memahami, seperti mengakuisisi perusahaan dengan produk yang tidak cukup cocok dengan bisnis inti.

"CEO mungkin mengatakan ya untuk terlalu banyak inisiatif dan memberikan persetujuan untuk terlalu banyak anggaran dan mereka melemahkan perusahaan," kata Ron Carucci, salah satu pendiri Navalent.

"Mundurlah dan tanyakan siapa pelanggan setia Anda dan apa kebutuhan mereka yang masih dapat Anda penuhi. Siapa Anda? Jadilah itu," tambah Carucci.

Baca juga: Ekonomi Global Kian Tak Pasti, CEO Harus Punya Sikap Ini

4. Tidak menyadari patologi Anda

Semua orang membawa beberapa beban emosional untuk bekerja: neurosis, kemarahan, penghinaan diri, paranoia, merasa seperti penipu, daftarnya panjang.

Tetapi, CEO yang tidak mengetahui apa pemicu emosional mereka dapat melakukan banyak kerusakan.

"Sebagai CEO, Anda dapat melukai banyak orang. Patologi Anda hampir selalu memainkan peran dalam keputusan yang buruk," kata Carucci.

"Jika Anda murung sebagai manajer menengah, Anda akan melemparkan awan besar di atas perusahaan sebagai CEO."

Apabila seorang CEO adalah seorang hanya yakin bahwa ia selalu tahu yang terbaik, ia berisiko mengasingkan tim eksekutifnya, kata psikolog Cindy Wahler.

Halaman:


Sumber CNN
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X