Uang Jutaan Rupiah Rusak Dimakan Rayap Hanya Ditukar Rp 1,05 Juta, Ini Kata BI

Kompas.com - 22/08/2019, 18:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa waktu yang lalu ramai kisah mengenai uang senilai jutaan rupiah yang dimakan rayap di media sosial. Diketahui, uang milik Putri Buddin (23) tersebut bernilai Rp 10 juta rupiah dan terdiri dari berbagai pecahan uang.

Dia pun membawa uang yang masih layak tukar sebesar Rp 5,4 juta ke Bank Indonesia (BI). Namun akhirnya, hanya Rp 1,05 juta saja yang bisa ditukarkan.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Rosmaya Hadi menjelaskan, berdasarkan ketentuan BI, uang yang rusak hanya bisa ditukarkan ketika kerusakannya tidak lebih dari 2/3 bagian.

"Itu sudah ditukar di BI dan sudah dibilang, sesuai ketentuan kalau rusak lebih dari 2/3 tidak diganti, kalau 1/3 masih diganti. Kalau 1/3 masih bisa diganti, dan dari Rp 5,4 juta itu yang diganti Rp 1 juta," ujar Rosmaya di Jakarta, Kamis (22/8/2019).

"Yang lain sudah tidak bisa diganti, sudah seperti abu," ujar dia.

Baca juga: Dari Viral Uang Jutaan Rupiah Dimakan Rayap hingga Hanya Diganti Rp 1,05 Juta

Rosmaya pun mengimbau masyarakat untuk menyimpan uang dengan benar. Dia mengatakan, terdapat lima cara merawar dan menyimpan uang, yaitu jangan dilipat, jangan distaples, jangan diremas, jangan dibasahi, dan jangan dicoret.

"Kalau punya uang, disimpan di bank," ujar dia.

Dari pemberitaan Kompas.com, Selasa (20/8/2019), awalnya tabungan tersebut berjumlah Rp 3 juta.  Uang  itu diberikan Putri kepada neneknya untuk dipergunakan apabila membutuhkan.

Karena sang nenek tidak mau, Putri pun menyimpannya di dalam lemari pakaian. Namun bukannya digunakan, sang nenek justru menambahkan uang dalam lemari itu hingga berjumlah sekitar Rp 10 juta.

Putri baru mengecek kembali uang tabungan di lemari yang pernah ia simpan setahun lalu, setelah sang nenek meninggal dunia. Ketika ditemukan, sebagian besar uang dalam kantong plastik tersebut sudah hancur dimakan rayap.

Baca juga: BI: Uang Rupiah Boleh Dijadikan Mahar, Asal ...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.