Posisi Dirut Kosong, Bagaimana Pergerakan Saham BRI dan BTN?

Kompas.com - 30/08/2019, 11:27 WIB
Ilustrasi bank Thinkstockphotos.comIlustrasi bank

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (30/8/2019), Indeks Harga Saham Gabungan dibuka menguat 175 poin dibandingkan dengan penutupan perdagangan kemarin, menjadi 6.316.

Adapun saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dibuka melemah 10 poin atau 0,24 persen dibandingkan penutupan perdagangan kemarin pada level 4.190.

Sementara saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) dibuka menguat 10 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya menjadi 2.040.

Sebagai catatan, saat ini kursi Direktur Utama di keduan bank pelat merah tersebut tengah kosong. Pasalnya, Suprajarto yang tadinya menempati posisi tertinggi di BRI, digeser oleh Menteri BUMN Rini Soemarno untuk menahkodai BTN yang sebelumnya dipimpin oleh Maryono.

Namun, Suprajarto menolak hal tersebut lantaran dirinya tak pernah diajak bicara ataupun musyawarah.

Baca juga: Suprajarto, Mantan Dirut BRI yang Tolak Jadi Dirut BTN

Sebagai catatan, Maryono telah menduduki kursi Direktur Utama BTN sejak taun 2012. Dirinya dicopot dari jabatannya yang seharusnya bakal berakhir di 2022 kelak.

"Ini adalah kewenangan dari Kementerian BUMN sebagai pemagang mayoritas saham," kata Maryono seusai mengikuti RUPSLB kemarin Kamis, (29/8/2019)

Maryono mengungkapkan, dirinya belum mengetahui kemana akan mengabdi selanjutnya. Semua keputusan mengenai penempatan dan posisi apa yang akan diemban tergantung pada Kementerian BUMN.

"Saya tidak tahu, saya ini adalah prajurit, semuanya kita serahkan kepada Kementerian BUMN yang mempunyai saham mayoritas, yang menetapkan," ujarnya.

Baca juga: Dicopot dari Dirut BRI, Suprajarto Mengaku Tak Punya Masalah dengan Menteri BUMN

Adapun Suprajarto mengaku tak pernah diajak bicara oleh Kementerian BUMN terkait pencopotan dirinya dari Dirut BRI. Mengenai jabatan barunya di BTN pun tak pernah ada pembicaraan sebelumnya.

“Saya sendiri baru tahu setelah membaca dari media bahwa saya ditetapkan menjadi Dirut BTN. Dimana saya tidak pernah diajak bicara mengenai penetapan ini apalagi musyawarah,” kata Suprajarto.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X