[POPULER MONEY] Perusahaan Korea dan Jepang Enggan Relokasi ke RI | Ragam Modus Pembobolan Rekening

Kompas.com - 07/09/2019, 07:39 WIB
Ilustrasi transaksi non-tunai menggunakan smartphone. ThinkstockIlustrasi transaksi non-tunai menggunakan smartphone.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo curhat bahwa tak ada satu pun perusahaan dari China yang direlokasi ke Indonesia. 

Ternyata, hal itu tak terjadi hanya pada perusahaan dari China, namun juga perusahaan dari Korea Selatan dan Jepang.

Berita tersebut menjadi yang terpopuler sepanjang hari Jumat (06/09/2019). Berita lain yang juga masuk terpopuler adalah tips aman dalam transaksi perbankan melalui internet. Berikut adalah daftar terpopulernya:

1. Tak hanya China, Perusahaan Jepang dan Korea Juga Ogah Lirik RI

Dalam dua bulan terakhir, tidak ada satupun dari 33 perusahaan yang mau merelokasi bisnisnya dari China ke Indonesia. Sebanyak 23 perusahaan tersebut pindah ke Vietnam, dan 10 lainnya pindah ke Malaysia, Kamboja, dan Thailand. Informasi ini didapat oleh Presiden RI Joko Widodo dari laporan kantor perwakilan Bank Dunia di Indonesia.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah Redjalam mengatakan, peristiwa relokasi perusahaan luar negeri yang berujung enggan masuk ke RI bukan hanya terjadi saat ini. Baca selengkapnya di sini.

2. Nasabah Perlu Waspada, Ini Ragam Modus Pembobolan Rekening Bank

Kasus pembobolan rekening bank nasabah kembali terjadi belakangan ini. Setelah pekan lalu lini masa instagram diramaikan akun @Wisnukumoro mengaku isi rekeningnya di Jenius BTPN raib pada 29 Agustus 2019 yang ia duga akibat ulah peretas.

Pembobolan diketahui berawal dari pesan masuk ke ponselnya berisi kode verifikasi untuk masuk ke akun. Permintaan lantas ia tolak. Merasa curiga, akun kemudian ia blokir tetapi tidak berhasil. Hingga akhirnya peretas berhasil masuk dan secara bertahap menguras rekeningnya dalam waktu seharian.

Pihak BTPN pun tengah melakukan proses investigasi dan dana simpanan nasabah pun telah dikembalikan oleh pihak Jenius. Head of Digital Banking BTPN Irwan S Tisnabudi mengatakan, pihak bank pun melakukan edukasi agar nasabahnya memahami pentingnya keamanan data. Selengkapnya silakan baca di sini.

3. Telkom Indonesia Buka 3 Lowongan Kerja, Apa Saja?

Perusahaan pelat merah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk kembali membuka lowongan pekerjaan. Pembukaan lowongan pekerjaan itu ditandai dengan mengajak Anda bergabung dalam Great People Trainee Program (GPTP) batch XI.

"Telkom Group mengajak talenta-talenta terbaik bangsa untuk bergabung melalui Great People Trainee Program sesuai minat, keahlian dan kompetensi untuk memenuhi tuntutan global. Peluang bergabung terbuka lebar bagi talenta kreatif yang bersemangat menimba pengalaman dan siap memperkuat supertim kami," jelas Telkom Indonesia pada laman resminya, Jumat (6/9/2019).

Adapun pendaftarannya dibuka mulai tanggal 3-17 September 2019. Selengkapnya silakan baca di sini.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X