Indonesia Kirim Balik 9 Kontainer Sampah Plastik ke Australia

Kompas.com - 18/09/2019, 17:23 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia akan mengembalikan 9 kontainer impor limbah plastik yang tercampur sampah dan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) ke negara asalnya, yakni Australia.

Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan, langkah ini merupakan tindakan tegas pemerintah atas maraknya impor plastik yang tercampur sampah dan limbah B3.

"Ini konsistensi pemerintah sampah plastik kami akan reekspor," ujarnya di Terminal Peti Kemas Koja, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (18/9/2019).

Baca juga: Pemerintah Didorong Tegas Atasi Penyelundupan Sampah Plastik

Pengiriman sampah plastik ini akan dilakukan pada Kamis (19/9/2019) menggunakan kapal yang sudah bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok.

Kesembilan kontainer sampah plastik ini merupakan bagian dari 102 kontainer sampah plastik yang sebelumnya diimpor oleh PT HI untuk keperluan industri pengolahan plastik.

Namum saat Bea Cukai Tangerang bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan pemeriksaan bersama tanggal 14, 15 dan 29 Agustus 2019, 23 kontainer diantaranya terkontaminasi sampah/limbah B3.

Baca juga: RI Kirim Balik 5 Kontainer Sampah Impor ke AS, Ini Kata Luhut

Oleh karena itulah, direkomendasikan 23 kontainer sampah plastik itu dikembalikan ke negara asal.

Rinciannya, Australia (13 kontainer), Amerika Serikat (7 kontainer), Spanyol (2 kontainer), dan Belgia (1 kontainer), sementara 79 lainnya dinyatakan bersih dan diberikan izin untuk dipakai sebagai bahan baku.

Adapun pengembalian sampah plastik sisanya akan dilakukan secara bertahap.

Heru memastikan, negara tidak sama sekali menanggung biaya ekspor kembali sampah-sampah plastik tersebut.

"Biaya ditanggung perusahaan yang impor," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.