Menhub Pastikan Bandara dan Pelabuhan Ambon Berfungsi Pasca Gempa

Kompas.com - 27/09/2019, 19:51 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (19/9/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (19/9/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan bandara dan pelabuhan di Ambon dapat berfungsi normal pasca gempa yang belum lama mengguncang wilayah tersebut.

"Terkait Pelabuhan, saya sudah menugaskan Dirjen Perhubungan Laut untuk melihat seluruh fasilitas pelabuhan. Laporannya tidak ada kerusakan yang berarti. Ada sedikit retakan pada bangunan pelabuhan dan bandara, tetapi masih bisa berfungsi sebagaimana mestinya," ujar Budi Karya Sumadi dalam keterangan pers, Jumat (27/9/2019).

Kendati demikian, terdapat satu pelabuhan yang terkena dampak gempa, yaitu Pelabuhan Penyeberangan Liang. Namun pelabuhan tersebut hanya perlu diperbaiki sedikit dan masih dapat berfungsi dengan normal.

Baca juga: Dampak Gempa Ambon, Listrik dan Internet Mati Total di Seram Bagian Barat

Selain memastikan, Budi bersama Gubernur Maluku Murad Ismail dan perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga menyambangi Universitas Pattimura untuk melakukan peninjauan kerusakan akibat gempa.

Budi bilang, dirinya menyambangi Ambon mewakili pemerintah pusat yang memerintahkannya untuk mengecek keadaan dan kondisi di sana.

"Saya sebenarnya ke Ambon untuk koordinasi dengan Pak Gubernur tentang pengembangan sejumlah infrastruktur transportasi di sana, tetapi karena sekarang ini emergency ada gempa, kita mendahulukan mewakili pemerintah pusat untuk mengamati dan mengecek kondisi pascagempa disini," jelas Budi.

Baca juga: Gempa Ambon, Pertamina Pastikan Terminal BBM dan DPPU Berjalan Normal

Selepas tinjauan, Budi langsung berkoordinasi dengan Menteri PUPR untuk memastikan langkah selanjutnya untuk menangani kerusakan gedung universitas tersebut.

Pun dia memastikan, kondisi gedung masih kuat dan tidak ada kerusakan yang terlalu signifikan. Kendati demikian, dia memastikan Kementerian PUPR bakal mengirimkan tim untuk memperbaiki gedung mulai Sabtu, (28/9/2019).

"Setelah kami lihat kerusakannya tidak signifikan. Artinya struktur itu masih bagus. Tapi kami tadi lapor ke Menteri PUPR dan beliau akan mengirimkan tim hari ini jadi besok mulai bekerja. Nanti tim tersebut yang akan menetapkan apakah gedung itu layak digunakan atau tidak," ucapnya.

Baca juga: Fakta Gempa Ambon, 23 Orang Meninggal hingga Ada 239 Lindu Susulan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X