KEK Sorong Resmi Operasi, Ditarget Serap 15.024 Tenaga Kerja

Kompas.com - 12/10/2019, 21:11 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Rabu (2/10/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK) Sorong, Papua Barat telah resmi beroperasi setelah diresmikan oleh pemerintah pada Jumat (11/10/2019).

KEK yang berada di atas lahan seluas 523,7 hektare ini ditargetkan bisa menyerap 15.024 tenaga kerja lantaran banyak diisi oleh industri pengolahan sumberdaya alam.

"Sehingga akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pesisir Papua," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution seperti dikutip dari siaran pers, Jakarta, Sabtu (12/10/2019).

Darmin mengungkapkan bahwa KEK Sorong meliputi industri pengolahan nikel, pengolahan kelapa sawit, hasil hutan dan perkebunan (sagu), serta pembangunan pergudangan logistik.

Baca juga: Jokowi Bangun KEK Selama 5 Tahun, Berapa Nilai Komitmen Investasinya?

Investor yang sudah masuk di KEK Sorong antara lain adalah PT Semen Gresik, PT Henrison Inti Putra, PT Bumi Sarana Utama (Kalla Group).

Adapun investor yang akan masuk ke KEK Sorong antara laim PT Gag Nikel untuk pembangunan smelter nikel dan PT Power Gen untuk pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas sebesar 20 MW.

Menurut Darmin salah satu hal menarik dari KEK Sorong yakni adanya pemberdayaan sosial ekonomi bagi masyarakat pesisir. Misalnya melalui instrumen pendidikan vokasi dengan SMK dan pelatihan perkoperasian.

"Pemda juga perlu menjamin kemudahan perizinan bagi para calon investor,” kata Darmin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X