Naik 66 Persen, CEO Microsoft Terima Penghasilan Rp 607,6 Miliar

Kompas.com - 17/10/2019, 16:00 WIB
CEO microsoft, Satya Nadella di SMP Muhammadiyah 9 Jakarta, Kamis (26/5/2016). Microsoft IndonesiaCEO microsoft, Satya Nadella di SMP Muhammadiyah 9 Jakarta, Kamis (26/5/2016).

NEW YORK, KOMPAS.com - CEO Microsoft Satya Nadella diketahui menerima kenaikan gaji dari perusahaan yang dipimpinnya dalam tahun fiskal terakhir.

Ini sejalan dengan capaian target-target bisnis Microsoft yang mendongkrak harga saham raksasa teknologi tersebut.

Dikutip dari CNBC, Kamis (17/10/2019), Nadella menerima total kompensasi sebesar 42,9 juta dollar AS atau setara sekira Rp 607,6 miliar dalam tahun fiskal yang berakhir pada 30 Juni 2019. Sebagian besar berupa saham.

Angka tersebut naik 66 persen dibandingkan tahun fiskal sebelumnya. Namun, jumlah itu lebih rendah dibandingkan pada tahun fiskal 2014, yakni 84,3 juta dollar AS ketika Nadella menggantikan Steve Ballmer.

Baca juga: Imbas Perang Dagang, Kini Giliran Apple dan Microsoft Surati Trump

Kenaikan penghasilan Nadella mencerminkan bangkitnya bisnis Microsoft di bawah kepemimpinannya. Pada tahun 2018 lalu, Microsoft menggeser Apple sebagai perusahaan paling bernilai di dunia.

Adapun per Rabu (16/10/2019) waktu setempat, kapitalisasi pasar Microsoft menyentuh 1,07 triliun dollar AS.

Gaji pokok Nadella naik 1 juta dollar AS, sementara pembagian saham untuknya pun naik.

"Kepemimpinan strategis Nadella, termasuk upayanya memperkuat kepercayaan konsumen, mendorong perubahan budaya secara menyeluruh di perusahaan, serta sukses masuk dan ekspansi ke teknologi dan pasar-pasar baru," tulis Microsoft dalam pernyataan resmi.

Baca juga: Valuasi Pasar Microsoft Tembus 1 Triliun Dollar AS

Sepanjang tahun fiskal 2019, Microsoft terus melampaui sejumlah target penting, termasuk sesi di LinkedIn, pendapatan dari layanan Commercial Cloud, dan perangkat aktif bulanan Microsoft 10.

"Dalam periode kinerja lima tahun pertama, kapitalisasi pasar Microsoft meningkat 509 miliar dollar AS (dari 302 miliar dollar AS menjadi 811 miliar dollar AS," kata Microsoft.

Nadella memperoleh batas maksimal saham dari Microsoft, yaitu 900.000 lembar saham.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Sumber CNBC
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X