Kompas.com - 24/10/2019, 19:47 WIB
Direktur Utama BBRI Sunarso dalam konferensi pers perombakan dewan direksi dan dewan komisaris di Jakarta, Senin (2/9/2019). KOMPAS.COM/FIKA NURUL ULYADirektur Utama BBRI Sunarso dalam konferensi pers perombakan dewan direksi dan dewan komisaris di Jakarta, Senin (2/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk  (BRI) Sunarso mengatakan, pihaknya mempertimbangkan untuk menyuntik modal ke Traveloka. Sejumlah opsi juga dikemukakan oleh mantan bos Pegadaian ini.

“Bisa melalui kerja sama operasi, bisa titip jual produk kami di aplikasinya, atau kita ikut ownership di dalamnya. Nanti kami pilih opsi yang paling optimal, kalau ketiganya optimal ya kami lakukan semua,” katanya dalam paparan publik BRI, Kamis (24/10/2019) di Gedung BRI, Jakarta.

Penetrasi ini jadi salah satu rencana yang disiapkan perseroan lantaran kini emiten berkode BBRI ini  (anggota indeks Kompas100), telah memiliki perusahaan modal ventura yaitu PT BRI Ventura Investama.

Baca juga: BRI Cetak Laba Rp 24,8 Triliun di Kuartal III 2019

Sunarso juga mengatakan, BRI Ventura memang disiapkan untuk menampung rencana ekspansi perseroan ke sejumlah lembaga non keuangan.

Meski masih enggan merinci aksinya menyuntik modal ke Traveloka, Sunarso bilang perseroan tiap tahunnya juga telah mengalokasikan dana hingga Rp 5 triliun sebagai sebagai bekal perseroan menggelar aksi korporasi.

Dana tersebut yang diprediksi bakal digunakan BRI jika hendak menyuntik modal ke Traveloka.

“Setiap tahun kami mencadangkan dana hingga Rp 5 triliun untuk aksi korporasi. Namun apakah dana tersebut akan disalurkan ke satu target (perusahaan) atau ke beberapa (persusahaan) nanti kita lihat,” lanjut Sunarso.

Baca juga: Fitur PayLater Disalahgunakan, Ini yang Dilakukan Traveloka

Bloomberg, pada Kamis (24/10/2019) juga melaporkan Traveloka memang menyatakan tengah menunggu pendanaan dari BRI untuk meningkatkan valuasinya hingga 4,5 miliar dollar AS.

Direktur Konsumer BRI Handayani juga menambahkan, perseroan memang berniat untuk sering melakukan berkolaborasi dengan perusahaan teknologi finansial (Tekfin) maupun e-commerce.

Kolaborasi juga jadi strategi perseroan ikut ambil bagian dari pertumbuhan transaksi digital yang melesat jauh. Handayani bilang per September 2019, jumlah transaksi e-commerca dan fintech bisa mencapai 864 juta transaksi dengan pertumbuhan 67 persen (yoy).

“Kolaborasi dengan cara kami menyediakan sumber pembayaran dan sumber pendanaan, makanya kami juga menyiapkan sejumlah instrumen pembayaran mulai uang elektronik hingga kartu kredit,” katanya dalam kesempatan yang sama. (Anggar Septiadi)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Bank BRI pertimbangkan suntik modal ke Traveloka, untuk apa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangani Banjir di Bandung, Ini yang Dilakukan Kementerian PUPR

Tangani Banjir di Bandung, Ini yang Dilakukan Kementerian PUPR

Rilis
Erick Thohir Dorong Generasi Muda Indonesia Buat Game Sendiri

Erick Thohir Dorong Generasi Muda Indonesia Buat Game Sendiri

Whats New
Hukum Permintaan: Pengertian, Bunyi, dan Faktor yang Memengaruhinya

Hukum Permintaan: Pengertian, Bunyi, dan Faktor yang Memengaruhinya

Whats New
BPKP Lakukan Audit Terkait Dugaan korupsi Garuda Indonesia

BPKP Lakukan Audit Terkait Dugaan korupsi Garuda Indonesia

Whats New
Trading Forex adalah “Ilmu Pasti” yang Tidak Pasti

Trading Forex adalah “Ilmu Pasti” yang Tidak Pasti

Earn Smart
Kaji Dampak ke PLN, Pemerintah Tahan Penerapan Aturan PLTS Atap

Kaji Dampak ke PLN, Pemerintah Tahan Penerapan Aturan PLTS Atap

Whats New
Masih Khawatir Investasi Emas Digital? Bappebti Pastikan Fisik Emasnya Ada

Masih Khawatir Investasi Emas Digital? Bappebti Pastikan Fisik Emasnya Ada

Whats New
Aplikasi Apotek Online GoApotik Raih Sertifikasi ISO 27001

Aplikasi Apotek Online GoApotik Raih Sertifikasi ISO 27001

Rilis
Kolaborasi dengan Startup, Erick Thohir Mau Hadirkan BUMN Day

Kolaborasi dengan Startup, Erick Thohir Mau Hadirkan BUMN Day

Whats New
Lalu Lintas Tol Padaleunyi Dialihkan Mulai 18-21 Januari, Imbas Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Lalu Lintas Tol Padaleunyi Dialihkan Mulai 18-21 Januari, Imbas Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Whats New
 Pesan Taxi Blue Bird Kini Bisa dari BCA Mobile Banking, Ada Diskon Hingga Rp 20.000

Pesan Taxi Blue Bird Kini Bisa dari BCA Mobile Banking, Ada Diskon Hingga Rp 20.000

Spend Smart
Cara Daftar Vaksin Booster di Aplikasi PeduliLindungi

Cara Daftar Vaksin Booster di Aplikasi PeduliLindungi

Whats New
Pengguna Aplikasi Mapan di Jawa-Bali Sudah 3 Juta Orang, Kini Sasar Sumatera dan Sulawesi

Pengguna Aplikasi Mapan di Jawa-Bali Sudah 3 Juta Orang, Kini Sasar Sumatera dan Sulawesi

Whats New
Rekomendasi Sandiaga Uno: Museum Pasifika Bali Jadi Venue Side Event G20

Rekomendasi Sandiaga Uno: Museum Pasifika Bali Jadi Venue Side Event G20

Whats New
Realisasi Investasi Hulu Migas 2021 Tak Capai Target, tapi Permintaan Minyak Diprediksi Naik

Realisasi Investasi Hulu Migas 2021 Tak Capai Target, tapi Permintaan Minyak Diprediksi Naik

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.