Kompas.com - 30/10/2019, 16:54 WIB
Ilustrasi Bank Mandiri. SHUTTERSTOCKIlustrasi Bank Mandiri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasca mantan Direktur Utama (Dirut) PT Bank Mandiri Tbk Kartika Wirjoatmodjo ditunjuk sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), posisi Dirut Bank Mandiri hingga kini masih kosong.

Ditemui usai menghadiri Rapat Koordinasi di kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (30/10/2019), Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan dirinya telah mengantongi nama calon Dirut untuk bank berlogo pita emas tersebut.

Erick menyebut, posisi Dirut Bank Mandiri akan diisi oleh orang yang telah memiliki kompetensi dan hubungan internal yang baik.

“Yang pasti bekas, lulusan, atau masih orang Mandiri,” terangnya.

Rumor di pasar juga kian kencang. Nama-nama direktur yang kini masih menjabat sebagai manajemen perusahaan santer disebut sebagai kandidat Dirut Bank Mandiri yang baru.

Baca juga: Menteri Erick Sudah Kantongi Nama Dirut Baru Bank Mandiri

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut sumber Kontan.co.id, setidaknya ada dua kandidat kuat yang bakal menggantikan posisi Kartika. Antara lain Sulaiman Arif Arianto yang kini menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Bank Mandiri dan Royke Tumilaar yang menduduki posisi Direktur Corporate Banking.

Keduanya di nilai kompeten dalam memimpin Bank Mandiri lantaran pengalaman kedua bankir senior tersebut tak bisa dianggap sepele.

Merujuk laman resmi Bank Mandiri, Sulaiman telah meniti karir sebagai bankir sejak tahun 1984 hingga 2015 di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk  dan memegang jabatan penting terutama di bidang kredit. Setelah itu, sejak tahun 2015 hingga sekarang beliau ditunjuk sebagai Wakil Direktur Utama Bank Mandiri.

Sementara Royke, telah bergabung dengan Bank Mandiri pada tahun 1999 melalui Bank Dagang Negara (BDN), yang merupakan warisan Bank Mandiri.

Ia juga pernah menduduki posisi sebagai Group Head Regional Commercial Sales sejak tahun 2007 hingga 2010 di Bank Mandiri.

Tak hanya di perbankan, Ia juga pernah merangkap sebagai Komisaris di anak perusahaan Bank Mandiri yakni Mandiri Sekuritas tepatnya pada tahun 2009.

Kariernya di Bank Mandiri sebagai Direktur dimulai sejak awal tahun 2011 sebagai Managing Director Treasury, Financial Institution and Special Asset Management.

Baca juga: Jadi Wamen BUMN, Kartika Wirjoatmodjo Tinggalkan Pendapatan Fantastis di Bank Mandiri?

Selain kedua bankir tersebut, sumber Kontan.co.id juga mengungkap satu nama bankir lain yang sempat menjabat sebagai Direktur Utama Mandiri Sekuritas yaitu Silvano Rumantir.

Kendati masih berusia muda, Silvano kini telah menjabat sebagai Senior Executive Vice President (SEVP) di Bank Mandiri.

Namun, sumber Kontan.co.id yang enggan disebutkan identitasnya tersebut menyatakan Silvano tidak menjadi Dirut di Bank Mandiri melainkan sebagai Direktur.

"Ada tiga kandidat, Sulaiman, Royke Tumilaar dan Silvano. Silvano masuk tapi sebagai Direktur saja," terangnya, Rabu (30/10/2019).

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kementerian BUMN belum membeberkan nama pengganti Kartika.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas menjelaskan bahwa secara regulasi pihaknya masih memiliki waktu untuk mengisi kekosongan kursi Dirut yakni selama 90 hari setelah kosong atau selambat-lambatnya 24 Januari 2020.

Baca juga: Dirutnya Jadi Wakil Menteri BUMN, Bagaimana Nasib Bank Mandiri?

"Dirut itu tentunya akan ada RUPS, dan besar kemungkinan berupa RUPSLB karena RUPS tahunan baru bulan Maret sedangkan Anggaran Dasar berbunyi Dirut itu tidak boleh kosong 90 hari.," ujarnya di Jakarta, Senin (28/10/2019).

Rohan menambahkan, kewenangan penyelenggaraan RUPS ini berada di tangan pemerintah sebagai pemegang saham.

Selain itu, berdasarkan pernyataan Menteri BUMN kemungkinan besar RUPS baru akan digelar pada bulan Desember 2019 mendatang. (Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Rumor : Ini sederet nama kandidat Dirut Bank Mandiri yang baru



Sumber
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X