5 Kisah Inspiratif Mitra Gojek, dari Dosen Tunarungu hingga Tukang Pijat

Kompas.com - 03/11/2019, 07:59 WIB
Dalam rangkaian HUT ke-9 Gojek, duo Co-CEO Gojek Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo memberikan apresiasi kepada 9 pahlawan mitra mereka di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Sabtu (2/11/2019). KOMPAS.com/ADE MIRANTI KARUNIA SARIDalam rangkaian HUT ke-9 Gojek, duo Co-CEO Gojek Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo memberikan apresiasi kepada 9 pahlawan mitra mereka di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Sabtu (2/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan transportasi berbasis daring, Gojek, memberikan apresiasi terhadap 9 mitra Gojek yang sangat menginspirasi. Apresiasi itu diberikan dalam rangkaian HUT ke-9 startup bergelar Decacorn tersebut.

Kesembilan mitra Gojek ini ada yang menjadi mitra Go Ride, Go Send, Go Car, merchant Go Food, dan Go Life.

Misalnya saja mitra Go Send Asrul Hasan. Sosok ayah dari tiga anak ini merupakan penyandang tunarungu. Ia telah bergabung di Gojek lebih dari setahun yang lalu untuk mencari penghasilan tambahan.

Baca juga: Gojek Disebut Siap-siap IPO, Kapan?

Sosok Asrul sangat menginspirasi lantaran ia juga berprofesi sebagai dosen bahasa isyarat di Universitas Indonesia (UI) serta pelatih bahasa isyarat dalam komunitas Elite Squad Fighter (ESF).

Mitra Gojek yang menginspirasi lainnya ada Asriah. Ibu pemilik warung nasi rames ini telah menjajakan dagangannya di kantin Gedung Sampoerna Strategic Square, Jakarta.

Selama 1,5 tahun, Ia telah menjadi rekan usaha Go Pay. Selain berdagang, Asriah kerap membagikan 10 nasi bungkus kepada "Pasukan Oranye" alias petugas kebersihan di wilayah Jakarta Selatan. Bahkan, ia juga merangkul para janda untuk membantunya berdagang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Yuk, Berburu Promo di HUT Gojek

Ada juga Leo Candra, mitra Go Food, berhasil membuka 60 gerai Baso Aci di Jakarta dan beberapa kota lainnya. Meski tidak tamat bangku sekolah, Leo mampu membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang.

Sosok inspirasi lainnya yakni Deni Pamungkas yang akrab disapa Pepen. Ia sudah menjadi mitra Go Ride selama lebih dari 4 tahun. Kisahnya sangat menginspirasi lantaran memprakarsai Gerakan Bersih Ranjau Paku (GBRP).

Bagi Anda pengendara kendaraan bermotor atau mobil tentu saja merasa terselamatkan dari oknum yang sengaja menebarkan paku ke jalanan.

Kisah inspiratif juga datang dari Sukaesih. Tukang pijat yang menjadi mitra Go Massage ini selalu menyisihkan sebagain penghasilannya untuk membeli 10 jeriken pembersih lantai (1 jeriken sebanyak lima liter). Puluhan pembersih lantai tersebut ia sumbangkan ke masjid-masjid di lingkungan sekitarnya.

Baca juga: Target 5 Tahun, Mimpi Gojek Jadi Pemain di Kancah Global

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.