Waspada Penipuan Jual Barang Branded Atas Nama Pegadaian Syariah

Kompas.com - 03/11/2019, 15:15 WIB
Pegadaian KOMPAS/HERU SRI KUMOROPegadaian

JAKARTA, KOMPAS.com - Jika Anda kerap berselancar ke media sosial, termasuk Instagram, Anda mendapati akun IG @pegadaiansyariahpusat_. Di sana terhampar foto-foto barang branded dengan brand ternama.

Lewat IG, akun @pegadaiansyariahpusat_ itu menebar barang-barang seken atau second branded sohor.

Saat dihubungi Kontan.co.id, admin akun mengaku bernama Wandi ini menjamin barang barang tersebut adalah barang asli yang sudah terverifikasi. Barang-barang ini adalah barang jaminan dari konsumen yang tak ditebus. Walhasil, saat jatuh tempo barang jaminan itu tak ditebus, Pegadaian menjualnya, salah satunya lewat media sosial.

“Harga murah bukan karena barang tidak asli, harga murah karena ini barang lelang atau barang second tapi kondisi masih bagus kondisi 99 persen mulus seperti baru like new, second rasa baru," ujar Wandi.

Baca juga: Bos Amazon Terancam Bayar Pajak Rp 91 Triliun, Kenapa?

Menurutnya, bisnis mereka bukan lelang dan no keep. Artinya, siapa yang cepat maka ia yang dapat.

Jadi cara belinya mirip seperti jual beli barang-barang biasa. Anda tinggal mengirim direct message admin lewat whatsapp yang tersedia di IG, sejurus kemudian Anda akan mendapat balasan.

Si akun ini mengatakan cara pembelian cash on delivery yakni baru akan dibayar saat bertemu. Jadi “Pembeli bisa periksa juga kalau tak cocok tak usah beli,” ujarnya.

Wandi menjamin barang asli, jika tidak, ia berjanji akan mengembalikan uang dua kali lipat yang konsumen bayar.

Kontan.co.id juga menghubungi manajemen PT Pegadaian untuk menanyakan program jual barang branded itu. Hasilnya: “Itu bukan akun media sosial Pegadaian,” ujar Direktur Pegadaian Harianto kepada kontan.co.id, Sabtu (1/11/2019).

Baca juga: Suntik Modal ke Fintech, Pegadaian Siapkan Rp 500 Miliar

Halaman:


Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Antisipasi Wabah DBD selama Pandemi, Enesis Grup Berikan Bantuan untuk Masyarakat Jawa Barat

Rilis
Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Survei Kemnaker: 88 Persen Perusahaan Terdampak Pandemi Covid-19

Whats New
Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Bantu Pulihkan Ekonomi, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Whats New
Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Erick Thohir Sebut Ada Kelompok Masyarakat yang Menolak Divaksin Covid-19

Whats New
Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Erick Thohir: UU Cipta Kerja Lahir untuk Dobrak Stagnasi Perekonomian RI

Whats New
Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Saat Pandemi, Suntikan Dana ke Sektor Digital RI Capai 2,8 Miliar Dollar AS

Whats New
Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Erick Thohir: 2,56 Juta Orang Kehilangan Pekerjaan Akibat Pandemi Covid-19

Whats New
Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Pemerintah Kantongi Rp 10 Triliun Hasil Lelang Sukuk Negara

Whats New
LPS Optimistis Tidak Ada Bank Gagal Sistemik Selama Covid-19

LPS Optimistis Tidak Ada Bank Gagal Sistemik Selama Covid-19

Whats New
Tokopedia Catat Pembelian Asuransi Gadget Naik 70 Kali Lipat dalam 2 Tahun

Tokopedia Catat Pembelian Asuransi Gadget Naik 70 Kali Lipat dalam 2 Tahun

Whats New
Erick Thohir Minta Masyarakat Mampu Bayar Vaksin Covid-19 Sendiri

Erick Thohir Minta Masyarakat Mampu Bayar Vaksin Covid-19 Sendiri

Whats New
Menkop UKM: Banyak Penerima Program Bansos yang Naik Kelas Jadi Usaha Mikro

Menkop UKM: Banyak Penerima Program Bansos yang Naik Kelas Jadi Usaha Mikro

Rilis
Kemendag: Masyarakat RI Beli Gula Lebih Mahal Dibanding Konsumen Global

Kemendag: Masyarakat RI Beli Gula Lebih Mahal Dibanding Konsumen Global

Whats New
Bos OJK Kurang Puas dengan Penurunan Bunga Kredit Bank

Bos OJK Kurang Puas dengan Penurunan Bunga Kredit Bank

Whats New
Sore Ini, Rupiah Ditutup Melemah Tipis

Sore Ini, Rupiah Ditutup Melemah Tipis

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X