Fore Coffee Genjot Penjualan Lewat Aplikasi dan Gandeng Airy

Kompas.com - 20/11/2019, 17:00 WIB
Elisa Suteja, Co-Founder Fore Coffee saat memberikan kata sambutan di Jakarta, Rabu (20/11/2019). KOMPAS.com/ELSA CATRIANAElisa Suteja, Co-Founder Fore Coffee saat memberikan kata sambutan di Jakarta, Rabu (20/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini banyak gerai kopi yang dibuka. Pasar kopi yang semakin terbentuk, mendorong pelaku bisnis ini berlomba untuk menarik konsumen.

Begitupun dengan Fore Coffee yang mengusung konsep kopi racikan lokal. 

Elisa Suteja, Co-Founder dan COO Fore Coffee, mengatakan, dulunya kopi ini hanya memiliki satu gerai di awal Agustus 2018. Namun berkat kegigihannya sekarang Fore Coffee memiliki 100 gerai dan siap untuk berekspansi.

"Dulu cuma satu gerai, tapi sekarang 100 gerai. Kami juga berencana akan membuka 1.000 gerai dengan mengadakan kerja sama dengan Airy," ujarnya, Rabu (20/11/2019).

Baca juga : Olah Kopi Berkualitas Rendah, Kopi Kreatif Bisa Raup Omzet Ratusan Juta

Menurut Elisa, untuk menjaga pasokan pihaknya menjalin kerja sama dengan para petani kopi di berbagai daerah di Indonesia. Adapun daerah yang menjadi penghasil kopi untuk Fore meliputi, Flores, Bali dan Aceh.

Guna mendorong penjualan, Fore Coffee mengembangkan aplikasi digital sehingga pembeli bisa mendapatkan kopi pesanannya tanpa harus mengantri. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat ini ada 1,5 juta customer yang sudah mendaftar akun di aplikasi Fore, kalau jumlah pembelinya yang pasti per bulannya naik 5.000 pembeli," klaimnya.

Selain aplikasi digital, Fore Coffee juga menggandeng platform pemesanan penginapan Airy. "Senang sekali kita bisa bekerja sama, semoga kedepannya lebih banyak lagi pelanggan kita dan Airy tentunya," tutupnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masuk Daftar Obligor dan Debitor, Grup Texmaco: Kami Tidak Pernah Dapat BLBI

Masuk Daftar Obligor dan Debitor, Grup Texmaco: Kami Tidak Pernah Dapat BLBI

Rilis
'Tax Amnesty Jilid II' Dimulai 1 Januari 2022, Bagaimana Kesiapan Sistem IT-nya?

"Tax Amnesty Jilid II" Dimulai 1 Januari 2022, Bagaimana Kesiapan Sistem IT-nya?

Whats New
Rupiah dan IHSG Menguat di Sesi I, Asing Borong BBRI, BBCA, dan BBNI

Rupiah dan IHSG Menguat di Sesi I, Asing Borong BBRI, BBCA, dan BBNI

Whats New
Setelah Angkat Dirut Baru, Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi PLN

Setelah Angkat Dirut Baru, Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi PLN

Whats New
Menko Airlangga: Kemunculan Varian Omicron Bukti Akses Vaksin di Dunia Tak Merata

Menko Airlangga: Kemunculan Varian Omicron Bukti Akses Vaksin di Dunia Tak Merata

Whats New
Sempat Turun, Cadangan Devisa RI Kembali Meningkat Jadi 145,9 Miliar Dollar AS

Sempat Turun, Cadangan Devisa RI Kembali Meningkat Jadi 145,9 Miliar Dollar AS

Rilis
Jadi Presidensi, Ini 3 Fokus Utama RI di KTT G20 Tahun Depan

Jadi Presidensi, Ini 3 Fokus Utama RI di KTT G20 Tahun Depan

Whats New
Gandeng Standard Chartered, Prudential Indonesia Luncurkan 2 Dana Investasi Baru

Gandeng Standard Chartered, Prudential Indonesia Luncurkan 2 Dana Investasi Baru

Whats New
Rangkaian KTT G20 Dimulai Hari Ini, Indonesia Bahas 3 Isu Utama

Rangkaian KTT G20 Dimulai Hari Ini, Indonesia Bahas 3 Isu Utama

Whats New
Soal Pajak Karbon, Anak Buah Sri Mulyani Sebut AS Malu dengan Indonesia...

Soal Pajak Karbon, Anak Buah Sri Mulyani Sebut AS Malu dengan Indonesia...

Whats New
Ini Alasan BEI Tak Suspensi Saham BUKA meski Harga Saham Terus Turun

Ini Alasan BEI Tak Suspensi Saham BUKA meski Harga Saham Terus Turun

Whats New
Ini Susunan Direksi dan Komisaris PLN Terbaru

Ini Susunan Direksi dan Komisaris PLN Terbaru

Whats New
PPKM Level 3 Serentak Batal, Bagaimana Nasib Ganjil-Genap di Tol 20 Desember-2 Januari di Tol?

PPKM Level 3 Serentak Batal, Bagaimana Nasib Ganjil-Genap di Tol 20 Desember-2 Januari di Tol?

Whats New
Mau Beli Valas? Simak Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Mau Beli Valas? Simak Kurs Rupiah Hari Ini di 5 Bank

Whats New
Naik Rp 1.000 per Gram, Ini Rincian Harga Emas Antam Terbaru

Naik Rp 1.000 per Gram, Ini Rincian Harga Emas Antam Terbaru

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.