KKP Yakin Target Konsumsi Ikan Tahun Ini Tercapai

Kompas.com - 24/11/2019, 11:12 WIB
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Agus Suherman memberikan sambutan di Monas, Jakarta, Minggu (24/11/2019). KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYADirektur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Agus Suherman memberikan sambutan di Monas, Jakarta, Minggu (24/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP) Agus Suherman yakin konsumsi ikan di Indonesia tahun 2019 sesuai harapan, yakni 54 Kg per kapita.

"Tahun 2019 target kita capai 54 Kg per kapita. Mudah-mudahan target ini bisa dicapai dengan semangat. Insya Allah kita optimis," kata Agus Suherman di Jakarta, Minggu (24/11/2019).

Adapun per Oktober 2019, konsumsi ikan di Indonesia baru mencapai 50,49 kilogram alias 93,5 persen dari target yang ditetapkan.

Baca juga: Menteri KKP Edhy Prabowo: Saya Enggak Perlu Pencitraan...

Namun Agus yakin target dapat tercapai sebab pemerintah tengah gencar mengkampanyekan Gerakan Makan Ikan (Gemarikan), khususnya kepada anak-anak usia dini di Indonesia agar mendapat omega 3 yang cukup dan mencegah stunting yang meningkat.

"Kita tahu tentang manfaat dari makan ikan, mencegah stunting dan banyak kandungan omega 3. Sangat penting buat generasi kita. Generasi anak bangsa seluruh Indonesia," ucap dia.

Salah satu yang KKP lakukan adalah dengan menggandeng berbagai pihak seperti Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) seluruh Indonesia.

"Kemudian Gerakan Makan Ikan juga diikuti oleh Dinas Kabupaten/Provinsi seluruh Indonesia, sekolah-sekolah, tokoh masyarakat, komunitas, dan kelompok masyarakat yang kita libatkan," ucapnya.

Bahkan tahun depan, KKP berencana menaikkan target konsumsi menjadi 56 Kg per kapita seiring dengan dipermudahnya akses membeli ikan dari segi harga dan tempat sehingga target-target tersebut dapat tercapai.

"Hari ini memang harga ikan kan relatif tidak mahal dan bisa diakses di masyarakat baik ikan air tawar maupun laut. Kita hadirkan juga pasar ikan di tengah kota termasuk di Muara Baru, Palembang, dan Bandung," sebutnya.

Baca juga: Hampir Sebulan Jadi Menteri KKP, Apa Beda Edhy Prabowo dengan Susi?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X