Berbisnis Hampir Mirip dengan Main "Game," Kenapa Begitu?

Kompas.com - 02/12/2019, 16:57 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Memulai bisnis sendiri dan menjadi pengusaha merupakan impian banyak orang. Namun, faktanya hal tersebut tak mudah dilakukan, apalagi jika hanya memiliki sedikit ilmu soal wirausaha.

Hal ini menjadi latar belakang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Barat bersama RE Consulting menggelar workshop kewirausahaan bertajuk Game Survival in Business di Jakarta, Sabtu (30/11/2019) akhir pekan lalu.

Founder RE Consulting Ronnie Francis mengatakan workshop ini digelar untuk mendukung para pengusaha di Indonesia agar mengetahui cara berbisnis, supaya dapat berkembang.

"Banyak para pengusaha yang berbisnis tapi tidak tahu dan tidak paham mengenai instisari bisnis itu sendiri. Oleh sebab itu kami ingin mendukung melalui acara ini," ujar Ronnie.

Baca juga: Ingin Bisnis Berkembang? Perhatikan Tiga Hal Ini

Ia juga menjelaskan, menggeluti bisnis sama halnya seperti bermain game, terkadang ada menang dan kalah. Begitupun bisnis yang kadang ada pasang surutnya, tergantung bagaimana pebisnis menyikapinya.

Sementara mengenai perkembangan bisnsi di Indonesia, Ronnie mangatakan para pebisnis sangat kreatif. Ini juga didukung oleh upaya pemerintah yang terus mendongrak ekonomi kreatif.

Namun dalam dunia bisnis, kreativitas harus didukung juga dengan pasar yang memadai.

"Kreatif doang tidak bisa tapi harus ada pasar dulu, ketika pasar ada kita lihat kebutuhan pasar barulah kita eksekusi," ungkap Ronnie.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X