Ada 5.412 Bus Pariwisata Belum Lolos Uji Keselamatan dari Kemenhub

Kompas.com - 16/12/2019, 13:48 WIB
Ilustrasi bus. Ilustrasi bus.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) menyebut ada 5.412 bus parawisata yang tak laik beroperasi jelang musim libur Natal dan Tahun Baru 2020.

Hal tersebut diketahui berdasarkan hal uji keselamatan ( ramp check) yang dilakukan Kemenhub dari 20 November hingga 18 Desember 2019.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, dalam periode tersebut dilakukan uji keselamatan pada 13.883 bus pariwisata. Dari jumlah tersebut hanya 8.471 bus yang dinyatakan laik beroperasi.

“Kita fokus pada kendaraan pariwisata, karena kalau yang bus biasa itu sudah ramp check di hari biasa. Tapi kendaraan pariwisata jarang dilakukan petugas karena jarang ke terminal," ujar Budi di kantornya, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Baca juga: Kemenhub Alokasikan Rp 250 Miliar untuk Subsidi Bus di Berbagai Kota

Budi menambahkan, bus yang dinyatakan tak laik beroperasi itu diminta untuk melakukan perbaikan. Setelah diperbaiki, nantinya Kemenhub akan kembali melakukan pemeriksaan.

“Walaupun target kami hanya 15.00 yang di-ramp check. Tapi kami akan fokus lagi terus bagaimana kendaraan yang belum lulus atau kekurangan, kita akan pantau lagi di daerah," kata Budi.

Budi pun mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam memilih bus parawisata. Jika tak ada bukti kelaikan keselamatan, lebih baik tak gunakan bus tersebut.

“Masyarakat hati-hati pilih mobil pariwisata, kalau belum ada approval dari Kemenhub terkait rampcheck boleh menolak," ucap dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X