Kredit Korporasi Seret, Pemerintah Minta OJK Percepat Transmisi Bunga Bank

Kompas.com - 20/12/2019, 20:10 WIB
Ilustrasi bank Thinkstockphotos.comIlustrasi bank

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengimbau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) cepat membantu mentransmisikan suku bunga acuan  Bank Indonesia ke perbankan.

Pasalnya Bank Indonesia telah menurunkan suku bunga acuan (BI 7 DRR) sebanyak 4 kali menjadi 100 basis poin (bps) dan menurunkan suku bunga hingga 5 persen per November 2019.

Namun, penurunan rata-rata suku bunga kredit perbankan baru 22 basis poin (bps) menjadi 10,7 persen per September 2019.

"Makanya ini jadi salah satu persoalan dan kami sampaikan ke OJK mohon agar transmisinya dipercepat," kata Airlangga Hartarto di Jakarta, Jumat (20/12/2019).

Menurut Airlangga, penurunan suku bunga kredit yang baru 22 bps memicu seretnya kredit koorporasi atau dunia usaha di samping permintaan kredit yang menurun.

Hal itu diperkuat oleh data Bank Indonesia (BI) yang menunjukkan pertumbuhan kredit melambat menjadi 6,53 persen (yoy) pada Oktober 2019 dari 7,88 persen (yoy) pada September 2019.

"Jadi memang agak slow (melambat) karena besaran bunga berpengaruh. Tapi salah satu juga yang kami harapkan transmisi bunga berpengaruh (untuk permintaan kredit)," ucap dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menerangkan, keadaan tersebut juga dipengaruhi oleh gejolak ekonomi global. Gejolak ekonomi global mempengaruhi kondisi pasar keuangan dalam negeri yang menunjukkan volatiltas.

Sebelumnya, Bank Indonesia juga memproyeksi pertumbuhan kredit baru mencapai 8 persen hingga akhir 2019 karena permintaan kredit perbankan yang masih belum optimal. Namun pada 2020, kredit perbankan optimis naik jadi 10 persen hingga 12 persen.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X