Serangan AS Tewaskan Pimpinan Militer Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak

Kompas.com - 04/01/2020, 06:29 WIB
Ilustrasi THINSTOCKIlustrasi

NEW YORK, KOMPAS.com - Harga minyak mengalami lonjakan hingga 4 persen pada perdagangan Jumat (4/1/2019) menyusul konfirmasi Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) mengenai tewasnya pimpinan militer Iran akibat serangan AS ke Baghdad.

Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran akan peningkatan ketegangan konflik antara kedua negara yang bisa memengaruhi kinerja produksi energi di kawasan tersebut.

Pihak Kementerian Pertahanan pun mengatakan, serangan tersebut merupakan tindakan tegas yang diambil untuk melindungi personil AS di luar negeri. Dalam keterangan tertulis tersebut juga dikatakan, serangan tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Baca juga: Masih Ingat Janji Jokowi Bangun 5 Kilang Minyak?

Dikutip dari CNBC, harga minyak mentah acuan Brent naik 1,88 dollar AS atau 2,8 persen pada perdagangan awal ke level 69,5 dollar AS.

Sementara harga minyak mentah acuan AS West Texas Intermediate meningkat 1,45 dollar AS atau 2,4 persen menjadi 62,63 dollar AS per barrel. Adapun pada sesi perdagangan awal WTI menyentuh 64,09 dollar AS atau level tertinggi sejak April 2019 lalu.

Serangan tersebut juga berpotensi menimbulkan aksi balasan oleh Iran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Senior Global Analyst Matthew Bey mengatakan, ada kemungkinan Iran akan menyerang balik infrastruktur produksi minyak di kawasan Teluk Persia dan kawasan lain di Timur Tengah. Selain itu, Iran juga kemungkinan akan menyerang infrastruktur produksi minyak Arab Saudi jika ketegangan kian meningkat.

Baca juga: Ekspor Minyak Sawit Indonesia Kena Tarif, Luhut: Enggak Masalah!

Halaman:


Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terbang ke AS, Luhut dan Menkes Rayu Merck Bikin Obat Covid-19 di Indonesia

Terbang ke AS, Luhut dan Menkes Rayu Merck Bikin Obat Covid-19 di Indonesia

Whats New
PPKM Jawa-Bali, Sopir Logistik Kini Harus Punya Kartu Vaksin dan Tes Antigen

PPKM Jawa-Bali, Sopir Logistik Kini Harus Punya Kartu Vaksin dan Tes Antigen

Whats New
Kasus Calo CPNS Anak Nia Daniaty, Menteri PANRB: Usut Tuntas!

Kasus Calo CPNS Anak Nia Daniaty, Menteri PANRB: Usut Tuntas!

Whats New
Mau Beli Dollar AS? Cek Kurs Rupiah Hari Ini

Mau Beli Dollar AS? Cek Kurs Rupiah Hari Ini

Whats New
Diperpanjang Sampai 8 November, Ini Daftar Wilayah PPKM Level 3 Luar Jawa-Bali

Diperpanjang Sampai 8 November, Ini Daftar Wilayah PPKM Level 3 Luar Jawa-Bali

Whats New
Rupiah Menguat ke Kisaran Rp 14.000 Per Dollar AS, IHSG Awal Sesi Tersendat

Rupiah Menguat ke Kisaran Rp 14.000 Per Dollar AS, IHSG Awal Sesi Tersendat

Whats New
Tekan Pengeboran Sumur Minyak Ilegal, SKK Migas Jalin Kerja Sama Lintas Sektor

Tekan Pengeboran Sumur Minyak Ilegal, SKK Migas Jalin Kerja Sama Lintas Sektor

BrandzView
Restoran dalam Bioskop Sudah Boleh Dibuka di Wilayah PPKM Level 3 Luar Jawa-Bali

Restoran dalam Bioskop Sudah Boleh Dibuka di Wilayah PPKM Level 3 Luar Jawa-Bali

Whats New
Syarat Nonton Superbike: Sudah Vaksin Dosis Lengkap

Syarat Nonton Superbike: Sudah Vaksin Dosis Lengkap

Whats New
IHSG Hari Ini Siap Uji All Time High? Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG Hari Ini Siap Uji All Time High? Simak Rekomendasi Sahamnya

Whats New
Bali Resmi Dibuka, Sandiaga: Wisman Bisa Beli Asuransi Saat Tiba di Indonesia

Bali Resmi Dibuka, Sandiaga: Wisman Bisa Beli Asuransi Saat Tiba di Indonesia

Whats New
Evaluasi PPKM: Tempat Bermain Anak di Mal Boleh Buka dan Waspada Gelombang Ketiga

Evaluasi PPKM: Tempat Bermain Anak di Mal Boleh Buka dan Waspada Gelombang Ketiga

Whats New
Bos OJK ke Pinjol Legal: Beri Suku Bunga Lebih Murah dan Perbaiki Cara Penagihan

Bos OJK ke Pinjol Legal: Beri Suku Bunga Lebih Murah dan Perbaiki Cara Penagihan

Whats New
Buwas Sebut Bulog Berpotensi Merugi, Ini Sebabnya

Buwas Sebut Bulog Berpotensi Merugi, Ini Sebabnya

Whats New
[POPULER MONEY] PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang | BI soal  Uang dengan Cap 'ADS'

[POPULER MONEY] PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang | BI soal Uang dengan Cap "ADS"

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.