PLN Cek Sistem Kelistrikan di Sekolah Terdampak Banjir Jabodetabek

Kompas.com - 07/01/2020, 13:16 WIB
Sejumlah guru dan murid SDN 05 beraktivitas saat banjir di daerah Pondok Ungu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/1/2020). Hari pertama sekolah terjadi banjir sejak pukul 05.00 pagi akibat luapan kali. ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAHSejumlah guru dan murid SDN 05 beraktivitas saat banjir di daerah Pondok Ungu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (6/1/2020). Hari pertama sekolah terjadi banjir sejak pukul 05.00 pagi akibat luapan kali.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) pada Selasa (7/1/2020) pagi melakukan pengecekan sistem kelistrikan yang terendam di bangunan sekolah yang terdampak banjir Jabodetabek.

Adapun sekolah yang dinilai terendam banjir cukup parah salah satunya adalah SD Harapan Jaya, Cengkareng Jakarta Barat.

Di beberapa daerah, tingginya banjir juga menyebabkan Alat Pengukur dan Pembatas (APP) atau kWh meter terendam banjir sehingga perlu dilakukan pengecekan dan perbaikan agar tidak terjadi korsleting listrik.

"Beberapa lokasi banjirnya cukup tinggi, lebih dari 1,5 meter, kWh meternya pun ikut terendam sehingga mengalami gangguan. Sekolah ini walaupun banjirnya tidak tinggi sekalian kami cek untuk memastikan," ucap Wakil Direktur Utama PLN, Dermawan Prasodjo melalui siaran resmi.

Baca juga: PLN Lakukan Inspeksi Gardu Tergenang Banjir

Sementara itu untuk perbaikan kelistrikan, terpantau hingga pukul 11.00 WIB sebanyak 98,7 persen gardu distribusi terdampak banjir di Jabodetabek dan Banten telah menyala.

Dari total 6.320 gardu distribusi terdampak banjir, PLN telah menyalakan sebanyak 6.234 gardu dan sisa 86 gardu masih dipadamkan sementara demi keamanan warga.

Khusus di Jakarta hanya tersisa 5 gardu distribusi lagi yang belum menyala, yaitu di daerah Rawa Buaya, Semanan, dan Grogol.

Sementara, 81 gardu yang belum menyala, mayoritas berada di kawasan Jasingan Bogor dan Lebak Banten yang terdampak banjir bandang.

"Mayoritas di sekitar Lebak dan Jasinga, ini aksesnya banyak terputus akibat banjir bandang, mobil tidak bisa masuk. Seluruh peralatan harus dipanggul. Kami tetap usahakan, tapi tentu butuh waktu," tegas Darmawan.

Baca juga: Banjir Mulai Surut, PLN Nyalakan 2.973 Gardu Listrik di Jabodetabek

Selain melakukan pengecekan, PLN juga menyerahkan bantuan 400 paket alat sekolah untuk siswa terdampak banjir di SD Harapan Jaya.

"Sekolah sudah mulai aktif kembali, tapi mereka cerita kalau buku dan alat sekolah mereka habis terendam banjir. Oleh karena itu, kami coba bantu agar adik-adik tetap semangat," tutur Dermawan

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X