Sri Mulyani Bakal Bahas Sengkarut Jiwasraya dan Asabri dengan DPR

Kompas.com - 14/01/2020, 20:18 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika memaparkan realisasi APBN hingga 30 November 2019 di Jakarta, Selasa (19/12/2019). KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIAMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ketika memaparkan realisasi APBN hingga 30 November 2019 di Jakarta, Selasa (19/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan bakal mendiskusikan masalah yang menjerat PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero) bersama dengan DPR RI.

Hal tersebut dia ungkapkan kepada wartawan yang tak henti menanyainya mengenai langkah pemerintah dalam menyelesaikan masalah dua perusahaan asuransi BUMN tersebut.

"Ya nanti kan kita ada raker dengan DPR," ujar dia ketika ditemui di ruang rapat Komite IV DPD RI di Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Namun demikian, Sri Mulyani enggan memberi komentar lebih lanjut mengenai hal itu.

Baca juga: Cegah Kasus Jiwasraya Terulang, Ini Usul Akuntan

Sebelumnya, Sri Mulyani juga memberikan tanggapan serupa ketika ditemui awak media di kawasan Gedung Mahkamah Agung, Senin (13/1/2020).

Saat itu, Sri Mulyani mengatakan bakal membuat pernyataan bersama dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengenai sengkarut yang menimpa Jiwasraya dan Asabri.

"Nanti kalau sudah (ada hasilnya), kita bersama Pak Erick akan membuat statement bersama," kata dia.

Namun dia tak menyebutkan kapan rencana pembahasan ini akan dilakukan. Sri Mulyani juga enggan menanggapi suntikan modal pemerintah kepada perusahaan melalui Penyertaan Modal Negara (PMN).

"Nanti ya, sudah ya," ujar Sri Mulyani.

Baca juga: BUMN: Pembentukan Pansus Jiwasraya Bisa Merugikan Nasabah

Sebagai informasi, kedua asuransi pelat merah tersebut tengah dilanda masalah yang bersumber dari penempatan portofolio investasi pada saham-saham gorengan.

Nilai saham yang diinvestasikan oleh kedua perusahaan tersebut merosot yang membuat aset perusahaan mengalami penyusutan drastis.

Masalah kerugian dalam laporan keuangan pun membuat perusahaan terancan gagal bayar polis kepada masing-masing nasabahnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X