YLKI Dukung Larangan Penggunaan Kantong Plastik di Jakarta, tapi...

Kompas.com - 15/01/2020, 09:03 WIB
Ilustrasi kantong plastik THINKSTOCKS/DAIZUOXINIlustrasi kantong plastik
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendukung larangan penggunaan kantong plastik di DKI Jakarta.

Larangan ini diterapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan rencananya akan  mulai berlaku pada Juli 2020.

"Ya dari sisi visi lingkungan itu bagus, tetapi DKI harus fasilitasi bagaimana konsumen mendapatkan wadahnya ketika berbelanja," kata Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi Jakarta, Selasa (14/1/2020).

Baca juga: Anies Larang Penggunaan Plastik Sekali Pakai, Ini Kata Pengusaha

Tulus menilai pelarangan kantong plastik sekali pakai harus dibarengi dengan wadah belanja yang ramah lingkungan dan memenuhi standar.

Ia mengatakan perlu juga adanya penjelasan standar ramah lingkungan yang boleh digunakan.

"Yang disebut ramah lingkungan juga apa definisi ramah lingkungan, karena jangan sampai mengatakan ramah lingkungan ternyata tidak memenuhi standar ramah lingkungan," jelasnya.

Baca juga: Bisakah Anies Larang Kantong Plastik Pedagang di Pasar Tradisional?

Tulus menilai kontribusi sampah plastik di Jakarta sangat mendominasi. Menurut dia, dari 7.500 sampah di Jakarta, 14 persen di antaranya adalah jenis plastik.

Ia menjelaskan, ke depannya kantong plastik ramah lingkungan yang diproduksi harus dijelaskan bahan bakunya dan jika perlu harus berlabel SNI.

Baca juga: Perbedaan Saham BP Jamsostek dengan Asabri dan Jiwasraya

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X