2023, MIND ID Targetkan Setoran Dividen Freeport Rp 14 Triliun

Kompas.com - 22/01/2020, 16:40 WIB
Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMADirektur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Holding perusahaan tambang BUMN, MIND ID menyatakan PT Freeport Indonesia akan kembali bagi untung atau dividen pada tahun 2021.

Bahkan, pada tahun 2023 perusahaan ini ditargetkan dapat menyetor dividen sebesar 1 miliar dollar AS atau setara dengan Rp 14 triliun (asumsi kurs Rp 14.000 per dollar AS) ke PT Indonesia Asahan Alumunium alias Inalum dan pemerintah.

Direktur Utama MIND ID sekaligus Inalum Orias Petrus Moeldak mengakui, bahwa kondisi keuangan perusahaan yang baru diakuisisi tahun lalu itu sedang tidak sehat. Hal ini menyebabkan Freeport tidak bisa memberikan dividen sampai dengan tahun ini.

"Memang kita melihat hasil kinerja keuangan (Freeport) ini kok turun. Ini memang sesuai dengan perhitungan akan turun dalam satu, dua, mungkin tiga tahun," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (22/1/2020).

Baca juga: Caplok Freeport, Utang Holding BUMN Tambang Melonjak 378 Persen

Menurut Orias, pengakuisisian Freeport merupakan salah satu langkah yang dampak positifnya baru bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Ia meyakini bahwa nantinya perusahaan yang saat ini bergabung ke MIND ID tersebut akan kembali memberikan dividen yang besar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan catatan laporan keuangan, Freeport biasanya mampu membagi dividen hingga 2 miliar dollar AS atau setara Rp 28 triliun kepada pemegang saham.

Orias optimistis bahwa kondisi keuangan Freeport akan terus membaik seiring terselesaikannya proses peralihan tambang terbuka ke underground mine.

Baca juga: Kaleidoskop 2019: Usai Dikuasai, Bagaimana Nasib Freeport Saat Ini?

Ia memproyeksikan pada tahun 2023 Freeport sudah bisa kembali membagi dividen sebesar 2 miliar dollar AS.

Saat ini pemerintah melalui Inalum dan Pemerintah Daerah Papua memiliki 51 persen saham Freeport Indonesia. Masing-masing memiliki porsi saham sebesar 41 persen dan 10 persen. Maka, apabila Freeport melakukan bagi untung sebesar 2 miliar dollar AS, setidaknya Inalum dan pemerintah mendapatkan 1 miliar dollar AS.

"Waktu itu kita hanya punya 9 persen, hanya mendapat 180 juta dollar AS, dan 180 juta dollar AS itu kami sudah sangat happy," katanya.

Dengan perhitungan tersebut, Orias berharap pihaknya mampu membayar utang sebesar 4 miliar dollar AS yang diterbitkan untuk akuisisi Freeport, pada tahun 2026.

"Sebenarnya 2021 sudah ada penerimaan (dividen) tapi belum sampai 1 miliar dollar AS. Jadi kalau kita hitung dengan itu 2025-2026 sudah selesai (pembayaran utang)," ucapnya.

Baca juga: Terbesar, Freeport Sumbang PNBP Rp 4,2 Triliun



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BEI: Penggalangan Dana di Pasar Modal Semester II Masih Menjanjikan

BEI: Penggalangan Dana di Pasar Modal Semester II Masih Menjanjikan

Rilis
Erick Thohir Minta Direksi BUMN Perhatikan Karyawannya yang Terkena Covid-19

Erick Thohir Minta Direksi BUMN Perhatikan Karyawannya yang Terkena Covid-19

Rilis
Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Meroket 214 Persen

Terus Tumbuh, Transaksi QRIS Meroket 214 Persen

Whats New
Modalku Luncurkan Pinjaman Terproteksi untuk Pendana, Apa Itu?

Modalku Luncurkan Pinjaman Terproteksi untuk Pendana, Apa Itu?

Rilis
Catat, Ini Tiga Perbedaan Skema Subsidi Gaji Tahun 2021 dengan 2020

Catat, Ini Tiga Perbedaan Skema Subsidi Gaji Tahun 2021 dengan 2020

Whats New
Bantuan UKT Rp 2,4 Juta Segera Cair, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Bantuan UKT Rp 2,4 Juta Segera Cair, Begini Syarat dan Cara Daftarnya

Whats New
Anthony Salim Lakukan Aksi Gadai Saham DCII, Ini Penjelasan Manajemen

Anthony Salim Lakukan Aksi Gadai Saham DCII, Ini Penjelasan Manajemen

Whats New
Serikat Karyawan Garuda Indonesia Minta Syarat Tes PCR Bagi Penumpang Diganti Jadi Antigen

Serikat Karyawan Garuda Indonesia Minta Syarat Tes PCR Bagi Penumpang Diganti Jadi Antigen

Whats New
Batas Maksimum Gaji Pegawai DKI Rp 4,5 Juta Untuk Dapat Subsidi Upah

Batas Maksimum Gaji Pegawai DKI Rp 4,5 Juta Untuk Dapat Subsidi Upah

Whats New
Harga Batu Bara Acuan Tembus 130 Dollar AS per Ton, Tertinggi Dalam 1 Dekade

Harga Batu Bara Acuan Tembus 130 Dollar AS per Ton, Tertinggi Dalam 1 Dekade

Whats New
Lawan Pandemi, Kadin Gandeng PMI Sediakan Sarana dan Prasarana Plasma Konvalesen

Lawan Pandemi, Kadin Gandeng PMI Sediakan Sarana dan Prasarana Plasma Konvalesen

Whats New
 Kuartal II 2021, Bank Permata Catatkan Laba Bersih Rp 639 Miliar

Kuartal II 2021, Bank Permata Catatkan Laba Bersih Rp 639 Miliar

Whats New
Sepanjang Semester I 2021, Indika Energy Sudah Serap Belanja Modal Rp 529 Miliar

Sepanjang Semester I 2021, Indika Energy Sudah Serap Belanja Modal Rp 529 Miliar

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Nikmatnya Tumis Ikan Asin Jambal Roti hingga Oseng Kacang Jaket Abang

[KURASI KOMPASIANA] Nikmatnya Tumis Ikan Asin Jambal Roti hingga Oseng Kacang Jaket Abang

Rilis
Nadiem: Kuota Internet Gratis Siswa, Guru hingga Dosen Cair Mulai 11 September 2021

Nadiem: Kuota Internet Gratis Siswa, Guru hingga Dosen Cair Mulai 11 September 2021

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X