Pemerintah Kaji Perekrutan CPNS Tidak Lagi Dilakukan Serentak

Kompas.com - 29/01/2020, 15:39 WIB
Peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk kebutuhan di Kota Semarang. KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAPeserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk kebutuhan di Kota Semarang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Kepegawaian Negara ( BKN) membuka kemungkinan untuk mengubah sistem perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS).  Nantinya pelaksanaan CPNS bisa saja tidak dilakukan secara serentak.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan, pihaknya tengah mengkaji opsi seleksi CPNS bisa digelar kapan saja, sesuai kebutuhan kementerian dan lembaga.

Ia mencotohkan proses CPNS bisa dilaksanakan seperti tes TOEFL, sehingga tidak menimbulkan kehebohan dalam sekali waktu.

Baca juga: BKN: Tes SKD CPNS Akan Selesai Awal Maret 2020

"Saya sih berharap ke depan mungkin sistem seleksinya agak berbeda tidak tes seperti ini, tapi model tes TOEFL. Itu kan kapan saja bisa dilakukan. Jadi tidak gaduh ribuan orang tes. Tiap hari bisa tes," ujarnya di Gedung BKN, Jakarta, Rabu (29/1/2020).

Setelah itu peserta akan mengikuti tes dengan sistem seleksi posisi atau ranking.

"Formasinya langsung seperti anak SMA daftar, ada rankingnya. Untuk tiap formasi gitu. Jadi selesai tanpa kegaduhan yang berarti," katanya.

Bima berharap, dengan opsi ini nantinya tes CPNS tidak perlu lagi memakan waktu persiapan yang lebih lama.

Baca juga: Bagaimana Nasib Honorer Jika Tak Lulus Tes Seleksi CPNS?

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X