Bukan Promo, Tapi Ini yang Membuat Dompet Digital Lebih Digemari

Kompas.com - 12/02/2020, 15:39 WIB
Research Director Customer Experience Ipsos Indonesia Olivia Samosir, Business Development Advisor BEI Poltak Hotradero, Managing Director Gopay Budi Gandasoebrata di Jakarta, Rabu (12/2/2020). KOMPAS.com/ELSA CATRIANAResearch Director Customer Experience Ipsos Indonesia Olivia Samosir, Business Development Advisor BEI Poltak Hotradero, Managing Director Gopay Budi Gandasoebrata di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - E-wallet atau dompet digital membuat para konsumennya semakin dimanjakan.

Research Director Customer Experience Ipsos Indonesia Olivia Samosir mengatakan dalam penelitian yang dilakukan menemukan bahwa 71 persen generasi milenial pada awalnya termotivasi menggunakan dompet digital karena ada promo.

Namun seiring dengan berjalannya waktu, alasan ini mulai bergeser.

"Kalau kita lihat memang awalnya pakai dompet digital ini karena banyak promo tapi kelamaan karena aplikasi dompet digital sekarang banyak dan memberikan tingkat kenyamanan dan keamanan, mereka tidak peduli lagi dengan promo," ujarnya di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Baca juga: Promo Cashback e-Wallet Bikin Boros, Begini Cara Menahan Diri

Olivia mencontohkan seperti Shopee Pay yang hadir sebagai pemain baru memberikan promosi yang cukup besar tapi tidak memiliki dampak pada kenaikan jumlah user base atau penggunanya.

"Menurut saya melalui promo untuk meningkatkan user base sekarang tidak relevan tapi hanya dua saja yaitu diberikan keamanan dan kenyamanan ke konsumen. Kalau dua hal ini tidak ada saya yakin tidak bertahan lama," katanya.

Konsep aman yang dimaksud Olivia adalah aplikator harus sering memberikan edukasi kepada konsumen terkait permasalahan yang muncul di aplikasinya sendiri dan cepat tanggap.

Seperti uang yang dimiliki dalam aplikasi tersebut tiba-tiba hilang atau sejenisnya, aplikator harus sigap membantu dan mengedukasi customer.

"Kalau ada dana hilang ya dikasih tahu ke pengguna, dibuat edukasi gimana agar uangnya aman dan nggak hilang karena dengan begitu customer merasa terproteck dengan baik," jelasnya.

Selain itu Olivia juga menegaskan aplikator juga harus memiliki tingkat responsif yang tinggi yang artinya memiliki customer yang sigap ketika menerima laporan dari customer. Dengan begitu customer juga akan semakin puas akan pelayanan dan rasa aman dan nyaman yang dia dapatkan bukan hanya sekadar saja tapi memiliki timbal balik dalam memberikan respon cukup dinilai memiliki kepuasan tersendiri.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X