Kompas.com - 28/02/2020, 10:09 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKSIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melemah menembus rekor terdalam pada perdagangan akhir pekan, Jumat (28/2/2020). Mengutip RTI, indeks tenggelam 3,56 persen ke level 5.336,856 pukul 09.06 WIB.

Tercatat 228 saham turun, 22 saham naik, dan 65 saham stagnan. Total volume 321 juta saham dengan nilai perdagangan Rp 416 miliar.

Seluruh indeks sektoral memerah. Sektor industri dasar paling dalam penurunan di antara 10 sektor lainnya 5,15 persen, diikuti sektor manufaktur 4,15 persen, dan keuangan 4,07 persen.

Baca juga: IHSG Diprediksi Melemah Pekan Depan, Ini Penyebabnya

Aksi jual investor asing terus berlanjut. Di pasar reguler, net sell asing Rp 16,707 miliar dan Rp 16,177 miliar keseluruhan market.

Asal tahu, aksi jual yang terjadi di Wall Street bukannya mereda, justru kembali berlanjut akibat kekhawatiran Virus Corona yang sudah menjalar di Amerika Serikat (AS).

Situasi ini memicu Dow Jones (DJIA) turun tajam sebesar -1192,95 poin (-4,43 persen), sehingga selama empat hari DJIA sudah turun sangat tajam sekitar -3,216 poin (-11,60 persen).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jumlah korban akibat Virus Corona hingga 27 Februari telah mencapai 2.810 orang tewas dan 82,500 orang terjangkit virus Corona.

Tidak berhenti di situ saja, bursa Asia Jumat pagi ini juga memerah. Saham Jepang memimpin kerugian di antara pasar utama secara regional dengan indeks Nikkei 225 turun 3,28 persen dan indeks Topix turun 3,03 persen.

Data pada hari Jumat menunjukkan penjualan ritel di Jepang menurun 0,4 persen tahun ke tahun di bulan Januari.

Baca juga: Ada Sentimen-Sentimen ini, Bagaimana IHSG Pekan Depan?

Saham China Daratan juga jatuh di awal perdagangan, dengan Shanghai Composite turun lebih dari 1 persen dan Shenzhen Composite turun 2,08 persen. Shenzhen Composite tergelincir 2,067 persen, sementara indeks Hang Seng Hong Kong juga turun 2,2 persen.

Sementara itu, Kospi Korea Selatan turun 2,22 persen, adapun S & P / ASX 200 di Australia anjlok 2,93 persen. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang turun 1,54 persen.

“Mengetahui IHSG secara valuasi sudah murah tetapi di lain pihak ada peluang IHSG kembali turun, kami merekomendasikan sangat selektif jika investor ingin melakukan trading harian maka dapat fokus atas saham dari Sektor Logam Emas, Infrastruktur Jalan Tol, CPO dan Properti dalam perdagangan Jumat ini,” kata analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang. (Yudho Winarto)

 

Berita ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul:IHSG sudah rontok lebih 3,5% di awal perdagangan Jumat (28/2)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sri Mulyani dan Bos Pertamina Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia

Sri Mulyani dan Bos Pertamina Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia

Whats New
Di Hadapan 175 Negara, Menhub Paparkan Kontribusi RI di Sektor Maritim

Di Hadapan 175 Negara, Menhub Paparkan Kontribusi RI di Sektor Maritim

Rilis
Dorong Pemerataan Layanan Telekomunikasi, Mitratel Bangun BTS di Daerah 3T

Dorong Pemerataan Layanan Telekomunikasi, Mitratel Bangun BTS di Daerah 3T

Rilis
Ini Strategi Surge Tingkatkan Kinerja di Tahun 2022

Ini Strategi Surge Tingkatkan Kinerja di Tahun 2022

Whats New
Pergerakan IHSG Dibayangi Sentimen Window Dressing, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Pergerakan IHSG Dibayangi Sentimen Window Dressing, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Earn Smart
Taiwan Kembangkan Proyek Smart City, Seperti Apa ?

Taiwan Kembangkan Proyek Smart City, Seperti Apa ?

Rilis
BUMN Berdikari Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

BUMN Berdikari Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Work Smart
Pendapatan Bersih YELO Melonjak Rp 13,1 Miliar di Kuartal III 2021

Pendapatan Bersih YELO Melonjak Rp 13,1 Miliar di Kuartal III 2021

Rilis
Cerita Rachmat Kaimmudin, dari Penjaga Perpustakaan hingga Jadi CEO Bukalapak

Cerita Rachmat Kaimmudin, dari Penjaga Perpustakaan hingga Jadi CEO Bukalapak

Work Smart
Ingat, Ini Aturan Perjalanan Darat Selama Natal dan Tahun Baru 2022

Ingat, Ini Aturan Perjalanan Darat Selama Natal dan Tahun Baru 2022

Whats New
[POPULER MONEY] 10 Negara Terkaya di Dunia | PPKM Level 3 Dibatalkan | Gaji Polisi Berpangkat Tamtama

[POPULER MONEY] 10 Negara Terkaya di Dunia | PPKM Level 3 Dibatalkan | Gaji Polisi Berpangkat Tamtama

Whats New
Viral Video Tiang Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ambruk, Ini Respons KCIC

Viral Video Tiang Kereta Cepat Jakarta-Bandung Ambruk, Ini Respons KCIC

Whats New
Menteri Tjahjo Sebut Area Rawan Korupsi Ada 8 Pintu, Apa Saja?

Menteri Tjahjo Sebut Area Rawan Korupsi Ada 8 Pintu, Apa Saja?

Whats New
Cara Menjadi Agen BRILink dan Keuntungannya

Cara Menjadi Agen BRILink dan Keuntungannya

Earn Smart
Bos AP I: Diproyeksikan Tahun Depan Kami Masih Akan Rugi...

Bos AP I: Diproyeksikan Tahun Depan Kami Masih Akan Rugi...

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.